tirto.id - Beli emas batangan atau perhiasan, tapi ragu dengan kadarnya? Atau punya emas warisan keluarga yang ingin dicek sebelum dijual atau disimpan? Yuk, pelajari dulu cara menguji kadar emas secara sederhana di sini untuk memastikan nilainya.
Emas menjadi salah satu pilihan investasi yang cukup populer di masyarakat, terutama untuk jangka panjang. Sebagai instrumen investasi, emas memang punya beberapa kelebihan, termasuk mudah diperjualbelikan dan cenderung memiliki nilai yang stabil.
Investasi emas bisa hadir dalam berbagai bentuk yang dapat disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan investasi, baik berupa emas batangan, tabungan emas digital, atau dalam bentuk perhiasan emas.
Bicara tentang emas, tentu tak lepas dari istilah karat. Karat sendiri digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas dengan rentang 1K hingga 24K. Semakin tinggi jumlah karat, tentunya semakin besar kandungan emas murni di dalamnya.
Misalnya, emas 24 karat memiliki kadar sekitar 99,9% emas, emas 22 karat mengandung sekitar 91,6% emas, lalu emas 18 karat memiliki kandungan emas sekitar 75%, sedangkan sisanya merupakan campuran logam lain.
Pertanyaannya, jika kita memiliki emas, bagaimana kita mengetahui kandungan kadar emas di dalamnya? Adakah cara untuk menguji kadar emas untuk memastikan nilai dan keasliannya?
Cara Menguji Kadar Emas

Terdapat beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengecek kadar emas. Caranya cukup sederhana dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun, untuk hasil yang lebih akurat, disarankan untuk melakukan pengujian di toko emas atau tempat yang menyediakan layanan uji kadar secara profesional.
Mulai dari tes kadar emas sederhana hingga metode pengujian oleh ahlinya, berikut beberapa cara untuk mengetahui kadar emas:
1. Periksa Kode atau Cap Kadar Emas
Jika punya perhiasan yang ingin menguji kadar emasnya, cara paling mudah adalah melihat cap yang biasanya terdapat di bagian dalam perhiasan. Cap tersebut umumnya berupa angka tiga digit yang menunjukkan persentase kandungan emas.Sebagai contoh, 375 berarti 37,5% emas atau 9K, 750 berarti 75% emas atau 18K, 916 berarti 91,6% emas atau berarti 22K, jika menunjukkan angka 999 berarti 99,9% emas atau berarti 24K.
Meski demikian, cap tidak dapat dijadikan satu-satunya patokan untuk mengetahui kadar emas, pasalnya cap bisa saja aus sehingga salah pembacaan atau bahkan dipalsukan.
2. Gunakan Magnet sebagai Pengecekan Awal
Emas pada dasarnya tidak bersifat magnetis. Jadi, jika perhiasan emas yang kita punya bisa ditarik dengan magnet, ada kemungkinan perhiasan tersebut tidak terbuat dari emas murni atau mengandung banyak logam lain.Meski praktis, metode ini hanya berfungsi sebagai pengecekan awal dan tidak dapat digunakan untuk menentukan berapa kadar emas yang dimiliki.
3. Amati Warna dan Perubahan Permukaan
Warna dapat menjadi petunjuk untuk membedakan emas dari logam lain seperti kuningan. Emas cenderung memiliki warna kuning yang lebih stabil, sedangkan kuningan dapat terlihat lebih terang atau agak kemerahan dan berubah kusam setelah mengalami oksidasi.Munculnya warna kehijauan atau perubahan warna pada bagian tertentu juga patut dicurigai sebagai tanda adanya logam campuran. Namun, pemeriksaan visual memiliki tingkat akurasi rendah sehingga sebaiknya tidak digunakan untuk menentukan kadar emas secara pasti.
4. Lakukan Uji Batu Asah
Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, menguji kadar emas dapat dilakukan menggunakan batu asah atau batu uji (touchstone). Metode ini pun kerap digunakan dalam pemeriksaan profesional.Pada prosesnya, emas akan digesekkan pada batu khusus hingga meninggalkan jejak, kemudian jejak tersebut diuji menggunakan larutan asam dengan konsentrasi tertentu. Reaksi yang muncul digunakan untuk memperkirakan kadar emas.
Perlu diketahui bahwa metode ini sebaiknya tidak dilakukan sendiri karena melibatkan bahan kimia. Jadi, jika ingin menguji kadar emas dengan cara ini sebaiknya diserahkan pada ahlinya atau tenaga yang berpengalaman.
5. Gunakan Alat X-Ray Fluorescence (XRF)
Pemeriksaan dengan XRF merupakan salah satu metode modern untuk mengetahui kadar emas secara instan dan akurat. Alat ini bekerja dengan memancarkan sinar-X ke permukaan emas, lalu menganalisis respons atau sinar balik untuk mengetahui kadar emas.Hasil pengukuran dapat ditampilkan secara instan, prosesnya relatif cepat, dan hasilnya memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Alat ini biasanya digunakan untuk menguji kadar emas di tempat layanan jual-beli logam mulia.
Cara Merawat Emas untuk Menjaga Kadarnya Tidak Berubah

Membeli perhiasan sebagai investasi memang kerap dilakukan banyak orang, tapi jika tidak dirawat dengan benar, kadarnya bisa saja berkurang. Mengutip dari laman Pegadaian, kadar emas pada perhiasan bisa berubah akibat berbagai faktor, baik dari penggunaan maupun cara penyimpanannya.
Pencucian yang tidak tepat hingga gesekan berulang dengan benda lain bisa menyebabkan sebagian material emas terkikis atau hilang sehingga berat dan kandungan emas pada perhiasan ikut berkurang.
Selain itu, paparan zat tertentu dari parfum dan body lotion, penyimpanan dalam kotak berbahan besi, paparan sinar matahari secara terus-menerus, serta penggunaan perhiasan saat berendam juga dapat merusak lapisan dan mengurangi kilau emas.
Oleh karena itu, pemilik perhiasan emas wajib tahu cara merawat emas yang benar agar perhiasan tetap awet dan kondisinya terjaga. Berikut beberapa cara perawatan emas yang bisa diterapkan:
1. Lepaskan Perhiasan Emas sebelum Mandi atau Beraktivitas
Hindari menggunakan perhiasan emas saat mandi maupun ketika melakukan aktivitas yang banyak melibatkan gerakan fisik, misalnya berenang, berolahraga, atau kegiatan lainnya. Hal ini ini bisa mengurangi risiko gesekan, paparan air, hingga benturan yang dapat membuat bagian emas terkikis atau hilang.2. Bersihkan dengan Lembut
Menjaga kebersihan perhiasan emas juga penting, tapi jangan membersihkan emas dengan bahan atau metode yang dapat mengikis permukaannya. Sebaiknya lakukan pembersihan dengan air hangat untuk membantu mengangkat kotoran.3. Simpan di Tempat yang Lembut dan Terpisah
Ketika tidak digunakan, simpan emas dalam kotak perhiasan yang memiliki bantalan lembut. Hindari menumpuk beberapa perhiasan dalam satu tempat karena gesekan antar benda bisa menyebabkan kerusakan. Sebaiknya setiap perhiasan memiliki ruang penyimpanan tersendiri.Tips Investasi Emas

Investasi emas merupakan salah satu pilihan cerdas untuk menjaga kekayaan. Investasi ini cocok dilakukan oleh siapa saja, baik bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman. Sebelum mulai berinvestasi, perhatikan beberapa tips dari Pegadaian berikut ini:
1. Tentukan Tujuan dan Anggaran
Tentukan terlebih dahulu tujuan menabung emas, misalnya untuk biaya pendidikan, dana masa depan, atau kebutuhan jangka panjang. Setelah itu, siapkan anggaran khusus dan hindari menggunakan uang untuk kebutuhan pokok maupun dana darurat.2. Pilih Jenis Emas yang Tepat
Emas dapat dimiliki dalam bentuk fisik maupun digital. Emas batangan cocok bagi yang ingin memiliki aset secara langsung, sedangkan tabungan emas lebih fleksibel karena pembelian dan penjualannya dapat dilakukan secara digital.Emas dalam bentuk perhiasan juga bisa dijadikan pilihan karena selain menyimpan nilai aset, perhiasan juga dapat digunakan sebagai aksesori sehari-hari dan relatif mudah dijual atau digadaikan.
Namun, perhiasan emas sebagai investasi juga memiliki kekurangan. Harga jual kembali biasanya lebih rendah daripada harga beli, hal ini bisa disebabkan oleh biaya pembuatan yang sering kali tidak diperhitungkan saat buyback.
Kondisi perhiasan yang tergores, berubah bentuk, kusam, hingga desain yang sudah tidak up to date juga dapat memengaruhi nilai jualnya.
3. Beli Melalui Tempat Resmi
Pastikan emas untuk investasi dibeli melalui lembaga atau platform resmi, misalnya bank, Pegadaian, atau layanan jual-beli emas yang memiliki reputasi baik. Jika membeli emas fisik, perhatikan pula spesifikasi seperti berat, bentuk, dan kadar emas sebelum melakukan transaksi.4. Pantau Harga Jual dan Beli
Menabung emas sebaiknya tidak ditujukan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Perhatikan selisih antara harga beli dan harga jual kembali serta pantau pergerakan harga secara berkala.Karena nilainya cenderung stabil, emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang atau untuk melindungi kekayaan.
5. Simpan Emas dengan Aman
Jika memilih emas fisik, pastikan untuk menyiapkan tempat penyimpanan yang aman, misalnya brankas pribadi atau fasilitas penyimpanan yang tepercaya. Sementara itu, pengguna tabungan emas digital juga wajib menjaga keamanan akun dengan PIN atau kata sandi dan menggantinya secara berkala.6. Lakukan secara Konsisten dan Sabar
Investasi emas tidak cocok bagi mereka yang menginginkan keuntungan besar dalam waktu singkat atau secara instan. Jadi, berinvestasi emas harus dilakukan secara konsisten dan sabar.Pembelian bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan jangan mudah terpengaruh oleh perubahan harga dalam jangka pendek. Konsistensi dalam menambah kepemilikan emas juga akan membantu membangun aset yang lebih besar secara perlahan.
Demikian informasi tentang cara menguji kadar emas, cara merawat, serta tips berinvestasi emas. Pastikan emas yang dimiliki diperiksa dan dirawat dengan tepat agar kualitas serta nilainya tetap terjaga.
Jika ingin menjadikannya sebagai investasi, pilih platform atau tempat pembelian yang tepercaya, pahami kadar dan harga jual-belinya, serta sesuaikan dengan tujuan dan kemampuan finansial yang ada.
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id



































