Menuju konten utama

AS Siap Hujani Iran Dengan Rudal & Kehancuran, Apa Sasarannya?

AS menyatakan akan melakukan serangan lebih intens di langit Iran dan mengeklaim hanya menyerang target-target spesifik.

AS Siap Hujani Iran Dengan Rudal & Kehancuran, Apa Sasarannya?
Dampak setelah serangan AS dan Israel terhadap Teheran. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu kekhawatiran akan perang regional dengan ledakan yang dilaporkan di seluruh Timur Tengah ketika republik Islam itu membalas dengan rentetan rudal. (Photo by various sources / AFP)

tirto.id - Amerika Serikat (AS) menyebut segera hujani Iran dengan rudal. Kepala Pentagon Pete Hegseth mengatakan pesawat AS akan membawa "kematian dan kehancuran dari langit, sepanjang hari". Apa saja sasaran AS dalam serangan tersebut?

Dalam pernyataannya pada Rabu (4/3/2026), Hegseth memberikan keterangan bahwa militer AS telah memutuskan untuk beroperasi dengan lebih sedikit pengekangan. Hal ini, jelas Hegseth, akan menghancurkan pemerintahan Iran.

"Para pemimpin Iran [sedang] melihat ke atas dan hanya melihat kekuatan udara AS dan Israel setiap menit setiap hari, sampai kita memutuskan semuanya berakhir, dan Iran tidak akan berbuat apa-apa," kata Hegseth, dikutip dari Al Jazeera.

Hegseth menyebut jet-jet AS akan "mengendalikan langit" dan "memilih target". Menurutnya, sejak awal Iran tak punya kesempatan untuk membalikkan jalannya perang.

"Ini tidak pernah dimaksudkan sebagai pertarungan yang adil, dan ini bukan pertarungan yang adil. Kita menyerang mereka saat mereka jatuh dan memang seharusnya begitu," katanya.

Pernyataan Hegseth ditentang dengan keras oleh Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan AS baru saja mengakui kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

"Hanya mentalitas NAZI yang dapat melepaskan, dengan dingin, kematian & kehancuran pada bangsa lain hanya untuk 'memuaskan keinginan' atasannya," tulis Baghaei di X.

Namun, pernyataan Hegseth kemudian dijelaskan ulang oleh juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. Ia mengatakan serangan rudal AS akan diarahkan pada "target spesifik".

AS Klaim Sasaran Rudal Bukan Warga Sipil

Dalam penjelasan Karoline Leavitt, apa yang AS tengah menargetkan dominasi kekuatan militer di langit Iran. Inilah, katanya, yang membuat AS akan menghujani Iran dengan rudal.

Namun, Leavitt menyatakan bahwa rudal-rudal yang akan menghujani Iran memiliki target spesifik, bukan menyerang secara membabi buta.

"Dalam beberapa jam ke depan, kita akan mencapai dominasi di langit, yang berarti militer Amerika Serikat akan menghujani Iran dengan rudal dan senjata untuk mengenai target-target spesifik yang telah diidentifikasi sebagai penting untuk dilumpuhkan oleh Departemen Perang," kata Leavitt.

Ketika ditanya tentang serangan yang menghantam sekolah perempuan di Minab bagian selatan dan menewaskan 165 orang, Leavitt menyebut AS tak menargetkan warga sipil dalam perang dengan Iran. AS tengah "menyelidiki" insiden tersebut.

"Saya akan menegaskan kembali bahwa Departemen Perang dan angkatan bersenjata Amerika Serikat tidak menargetkan warga sipil," katanya.

Serangan pada sebuah sekolah di Minab itu terjadi pada hari pertama serangan AS ke Iran, yakni pada Sabtu (28/2). Sebanyak 165 orang dinyatakan tewas, mayoritas adalah anak perempuan berusia 7 hingga 12 tahun.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar