Menuju konten utama

Apa Tugas Panelis Debat Capres Cawapres Pilpres 2024?

Berikut adalah tugas panelis pada debat capres dan cawapres 2024, salah satunya merumuskan sejumlah pertanyaan sesuai dengan tema yang sudah ditentukan.

Apa Tugas Panelis Debat Capres Cawapres Pilpres 2024?
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) bersama Anggota KPU Yulianto Sudrajat (kedua kanan), August Mellaz (kedua kiri), Idham Holik (kiri) serta Sekjen KPU Bernad Dermawan Sutrisno (kanan) memberikan keterangan pers terkait persiapan debat capres dan cawapres Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Senin (11/12/2023). Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat perdana Pilpres 2024 pada Selasa (12/12/2023) dengan tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

tirto.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan 11 panelis untuk acara debat pertama capres-cawapres dalam Pilpres 2024. Acara debat capres terbaru tersebut digelar pada Selasa, 12 Desember 2023, bertempat di Kantor KPU, Jakarta.

Para panelis tersebut diketahui telah menjalani karantina sejak Minggu (10/12/2023) lalu hingga hari H acara debat. Panelis yang ditunjuk oleh KPU merupakan para akademisi yang berkompeten di bidangnya dan berasal dari berbagai universitas di Indonesia.

Sementara itu, debat capres-cawapres akan digelar sebanyak lima kali yang terbagi menjadi dua, yaitu debat capres sebanyak tiga kali dan debat cawapres sebanyak dua kali. Meski demikian, baik capres maupun cawapres harus tetap hadir dalam kelima acara debat tersebut, baik untuk tampil maupun mendampingi.

Setiap acara debat yang digelar akan mengangkat tema yang berbeda-beda. Berikut jadwal debat capres-cawapres 2024 beserta tema yang akan diangkat:

1. Debat Pertama

  • Jadwal: Selasa, 12 Desember 2023
  • Tema: Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi
2. Debat Kedua

  • Jadwal: Jumat, 22 Desember 2023
  • Tema: Pertahanan, Keamanan, Geopolitik, dan Hubungan Internasional
3. Debat Ketiga

  • Jadwal: Minggu, 7 Januari 2024
  • Tema: Ekonomi (Kerakyatan dan Digital), Kesejahteraan Sosial, Investasi, Perdagangan, Pajak (Digital), Keuangan, Pengelolaan APBN dan APBD, Infrastruktur
4. Debat Keempat

  • Jadwal: Minggu, 21 Januari 2024
  • Tema: Energi, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Mineral, Pangan, Pajak Karbon, Lingkungan Hidup, Agraria, Masyarakat Adat
5. Debat Kelima

  • Jadwal: Kamis, 4 Februari 2024
  • Tema: Teknologi Informasi, Peningkatan Pelayanan Publik, Hoaks, Intoleransi, Pendidikan, Kesehatan (Post-Covid Society), Ketenagakerjaan.

Daftar 11 Panelis Debat Capres-Cawapres 2024

Berikut 11 nama panelis dalam debat perdana capres-cawapres pada Pilpres 2024 yang telah dipilih oleh KPU:

1. Dr. rer.pol. Mada Sukmajati, M.PP. (pakar ilmu politik sekaligus Ketua Program Studi Sarjana Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM)

2. Dr. Wawan Mas'udi, M.P.A (pakar ilmu sosial dan ilmu politik sekaligus Dekan Fisipol UGM)

3. Rudi Rohi (pakar Ilmu politik dan dosen di Universitas Nusa Cendana)

4. Dr. Lita Tyesta Addy Listya Wardhani, S.H., M.Hum. (ahli hukum tata negara dan pengajar di Universitas Diponegoro)

5. Dr. Khairul Fahmi, SH, MH (pakar hukum tata negara dan dosen Universitas Andalas,)

6. Agus Riewanto (pakar hukum tata negara dan dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta)

7. Prof. Susi Dwi Harijanti, S.H., LL.M., Ph.D. (pakar hukum tata negara dari Universitas Padjadjaran),

8. Dr. Bayu Dwi Anggono, S.H., M.H. (Guru Besar bidang Ilmu Perundang-undangan dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember)

9. Drs. Ahmad Taufan Damanik, M.A. (Ketua Komnas HAM periode 2017-2022)

10. Prof. Dr.Phil. H. Al Makin, S.Ag., M.A. (Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta periode 2020-2024)

11. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. (pakar komunikasi politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Tugas Panelis pada Debat Capres-Cawapres 2024

Panelis dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang mengikuti diskusi panel. Diskusi panel sendiri adalah bentuk diskusi untuk membahas topik yang menjadi perhatian publik.

Diskusi panel biasanya dilakukan di hadapan banyak orang, baik secara langsung maupun tidak langsung (lewat tayangan di televisi atau radio).

Panelis juga biasa disebut sebagai pemateri, umumnya terdiri dari orang-orang yang ahli di bidang atau permasalahan yang sedang didiskusikan. Secara umum, tugas panelis meliputi:

  • Menyampaikan topik permasalahan dalam sebuah diskusi
  • Memberikan pendapat terkait topik yang sedang dibahas
  • Memberikan jawaban jika ada yang bertanya
  • Pada acara debat, panelis berhak memberikan penilaian/tanggapan terhadap jawaban dari para peserta.
Perlu diketahui bahwa dalam debat capres-cawapres umumnya memiliki dua format utama, yaitu:

1. Pasangan calon menyampaikan visi dan misinya, kemudian menjawab pertanyaan dari audiens.

2. Para panelis akan memberikan pertanyaan dan setiap pasangan calon harus memberikan jawabannya.

Para panelis yang sudah ditunjuk oleh KPU bertugas untuk merumuskan sejumlah pertanyaan sesuai dengan tema yang sudah ditentukan. Tak hanya sekadar memberikan pertanyaan, para panelis memiliki peran penting untuk mewakili masyarakat yang ingin tahu lebih banyak tentang pasangan calon.

Panelis bertugas untuk menggali pengetahuan pasangan calon lebih dalam lewat beberapa pertanyaan. Pertanyaan inilah yang akan menguji atau mengukur kemampuan capres-cawapres terkait topik yang sedang dibahas. Dengan demikian, panelis maupun masyarakat umum dapat menilai kualitas setiap paslon dalam Pilpres 2024.

Di sisi lain, pertanyaan yang diberikan dalam acara debat tentunya harus berbobot, karena itu panelis pun bukan orang yang sembarangan. Panelis yang dipilih tentunya adalah orang-orang yang memang ahli atau memiliki pengetahuan mumpuni terkait tema.

Panelis juga harus dipastikan bersikap netral dan bukan bagian dari tim sukses kampanye salah satu paslon.

Baca juga artikel terkait DEBAT CAPRES 2024 atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Yulaika Ramadhani