Menuju konten utama

Apa Saja Manfaat Memberikan "Reward" untuk Anak Menurut Psikolog

Manfaat memberikan "reward" pada anak salah satunya adalah bisa mempererat hubungan antara orangtua dan anak.

Apa Saja Manfaat Memberikan
Ilustrasi ibu dan anak. FOTO/iStockhoto

tirto.id -

Memberikan penghargaan atau “reward” untuk anak ternyata memiliki manfaat positif yang bisa membentuk perilaku anak ke arah positif atau yang lebih baik.
Pemberian “reward” untuk anak bisa Anda lakukan guna membangun kebiasaan baik dan dimulai dari hal yang kecil seperti saat ia membantu orang tua membersihkan rumah atau merapikan tempat tidur.

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi mengatakan "reward" juga memiliki tiga manfaat lainnya selain membentuk perilaku anak yang lebih positif. Berikut beberapa manfaat memberikan "reward" pada anak menurut psikolog,

1. Meningkatkan self-esteem anak
Vera mengatakan bahwa salah satunya manfaat memberikan “reward” saat anak melakukan berhasil menyelesaikan tantangan atau menyelesaikan tanggung jawabnya ternyata bisa meningkatkan self-esteem atau harga diri pada anak.

“Pertama, meningkatkan self-esteem anak, dengan mendapatkan reward pastinya anak akan merasa dirinya telah berhasil mencapai sesuatu sehingga menimbulkan pandangan positif pada dirinya,” kata Vera seperti dilansir dari Antara.

2. Mempererat hubungan antara orangtua dan anak
Vera menjelaskan manfaat lainnya yang bisa didapat dengan memberikan “reward” pada anak yaitu mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Dengan memberikan perhatian lebih banyak pada perilaku baik daripada perilaku buruk maka akan membawa orangtua dan anak ke arah hubungan yang lebih positif.
3. Mendorong anak untuk belajar menguasai keterampilan

Menurut Vera, manfaat ketiga yaitu bisa mendorong anak untuk belajar menguasai keterampilan ataupun kemampuan yang diharapkan.

Reward” tidak terlepas dari motivasi. Pada anak, motivasi yang datang dari luar dirinya masih dominan. Perilaku anak masih bergantung pada "reward" atau konsekuensi yang ia dapatkan.

Apa yang perlu diperhatikan saat memberikan “reward” pada anak?

Meski begitu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemberian “reward” efektif dalam membentuk perilaku baik atau perilaku yang diinginkan pada anak, salah satunya “reward” haruslah sesuatu yang bermakna buat anak, seperti coklat kesukaan atau aktivitas favoritnya.

Kemudian, “reward” juga bisa memiliki bentuk yang variatif atau tidak melulu material rewards tapi juga dapat diselingi social rewards yang dapat disepakati dengan anak seperti berupa tindakan afeksi, pujian, dan aktivitas bersama.

Reward” diberikan segera setelah perilaku yang diharapkan muncul agar pola keterkaitannya dapat tercipta erat antara “reward” dan perilakunya. Orang tua disarankan untuk menghindari menunda “reward” terlalu lama.

Pemberian “reward” boleh dilakukan asal tidak berlebihan sehingga anak merasa terlalu mudah dan akhirnya “reward” kehilangan makna.

Reward” dapat dibuat di dalam sistem di mana anak baru akan mendapatkan “reward” setelah perilaku muncul dalam frekuensi tertentu atau dalam jangka waktu tertentu yang disepakati.

Reward” juga dapat diberikan bersamaan dengan usaha memunculkan motivasi intrinsik di dalam diri anak sehingga tidak selamanya perilaku anak bergantung pada "reward" eksternal.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Nur Hidayah Perwitasari

tirto.id - Gaya hidup
Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya