Menuju konten utama

Apa Itu Mossad yang Diperintah Israel Tangkap Petinggi Hamas?

Siapa itu Mossad yang diperintahkan Israel untuk menangkap semua pimpinan Hamas? Artikel ini akan menjelaskan fakta-fakta tentang Mossad.

Apa Itu Mossad yang Diperintah Israel Tangkap Petinggi Hamas?
Tentara Israel mengamankan lokasi pembangunan saat para pemukim Yahudi bekerja di sebuah seminari yang dibangun semalam di pos terdepan Homesh Tepi Barat, Suriah, Senin, 29 Mei 2023. (Foto AP/Ohad Zwigenberg)

tirto.id - Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri (PM) Israel, memerintahkan kepada Mossad untuk menangkap para petinggi Hamas, baik yang berada di Palestina maupun luar negeri, termasuk Qatar.

Pernyataan Benjamin Netanyahu itu disampaikan usai menanggapi kemungkinan situasi di Jalur Gaza pasca perang.

Sejumlah petinggi Hamas, seperti Ismail Haniyeh dan Khaled Mashaal, dikatakan berpotensi kembali menguasai Jalur Gaza yang sudah di bombardir Israel selama lebih dari sebulan terakhir.

Oleh sebab itu, seperti dilaporkan Anadolu, PM Israel memerintahkan kepada Mossad untuk melakukan tindakan terhadap para petinggi Hamas.

"(Mossad) Untuk bertindak melawan para pemimpin Hamas dimanapun mereka berada," ujar Benjamin Netanyahu, pada Rabu, 22 November 2023, di Tel Aviv.

"Perang akan terus berlanjut hingga kita mencapai semua tujuan: mengembalikan semua sandera, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa pada hari setelah Hamas, tidak ada elemen yang mendukung terorisme, mendidik anak-anaknya untuk melakukan terorisme, dan membayar para teroris atau keluarganya, yang akan menguasai Gaza," tutur Netanyahu.

"Gaza tidak akan lagi menjadi ancaman bagi Israel. Kami akan memulihkan keamanan di selatan dan utara. Kami menang dan akan terus berjuang hingga kemenangan mutlak," lanjutnya, seperti dikutip The Jerusalem Post.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, mengindikasikan pihaknya bakal langsung memburu para pemimpin Hamas, baik yang tersebar di seluruh dunia. Gallant akan memanfaatkan fungsi badan intelijen untuk menangkap petingginya.

"Semua pemimpin Hamas akan segera mati. Hal ini akan berlangsung di seluruh dunia," tutur Yoav Gallant.

Pada Selasa, 21 November 2023, Hamas menyebutkan kepada media Lebanon, wakil komandan Brigade al-Qassam cabang Lebanon, yakni Khalil al-Kharaz, tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan.

Kendaraan Khalil al-Kharaz menjadi target saat berjalan di sebuah jalur antara Chaaitiyeh dan Qlaileh yang berjarak 14 km dari perbatasan Israel.

Apa Itu Mossad?

Mossad merupakan bahasa Ibrani dari kata "lembaga". Nama resminya Ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim atau Lembaga Pusat Intelijen dan Operasi Khusus.

Mereka adalah salah satu dari 3 badan intelijen utama milik Israel. 2 lainnya yaitu Aman (intelijen militer) dan Shin Bet (keamanan internal).

Laman resmi Mossad menyebutkan mereka didirikan oleh David Ben Gurion, PM Israel pertama, pada 13 Desember 1949. Mossad termasuk tidak lanjut setelah pembubaran dinas intelijen Haganah, para militer pasukan Yahudi selama masa mandat Inggris di Palestina.

"Untuk negara kita yang sejak berdiri telah dikepung musuh-musuh. Intelijen merupakan garis pertahanan pertama... kita harus belajar dengan baik bagaimana mengenali apa yang terjadi di sekitar kita," ucap Ben Gurion.

Kantor pusat Mossad berada di Tel Aviv. Reuven Shiloah menjadi pemimpin Mossad hingga 1952. Direktur selanjutnya adalah Isser Harel sampai 1963 dengan jumlah anggota sebanyak 620 orang.

Kemudian ada Mayor Jenderal Danny Yatom yang menjadi pengganti Shabtai Shavit pada 1996. Lalu Danny Yatom (1996-1998), Ephraim Halevy (1998-2002), dan Meir Dagan (2002). David Barnea adalah Direktur Mossad saat ini.

Menurut FAS, Mossad bertanggung jawab mengumpulkan data intelijen, aksi rahasia, dan kontraterorisme. Dalam bekerja, dinas intelijen ini setidaknya mempunyai 8 jenis divisi. Di antaranya pengumpulan hasil spionase, aksi politik dan penghubung, Metsada (Divisi Operasi Khusus), LAP (Lohamah Psychologist), penelitian, serta teknologi.

Fokus mereka ada di beberapa negara Arab serta sejumlah organisasi di seluruh dunia. Agen Mossad juga aktif di negara bekas komunis, di negara Barat, serta PBB.

Mengutip Britannica, Eli Cohen termasuk salah satu agen rahasia Mossad yang paling terkenal. Penganut Yahudi kelahiran Mesir itu berhasil menyusup ke jajaran tertinggi pemerintah Suriah.

Ia menyamar sebagai pengusaha Suriah. Namun, aksinya ketahuan dan dieksekusi pada tahun 1965.

Banyak agen Mossad yang pernah melakukan operasi penyamaran di daerah musuh Israel dan terhadap mantan penjahat perang Nazi yang tinggal di luar negeri.

Mereka juga bertindak melacak dan membunuh para pemimpin gerilyawan Arab yang bertanggung jawab atas pembantaian atlet-atlet Israel di Olimpiade Munich 1972.

Mossad turut dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan terhadap para pemimpin Palestina yang berada di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara.

Pada Rabu, (22/11/2023), Direktur Mossad, David Barnea, dilaporkan datang ke Doha. Ia bertemu dengan Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani serta pejabat terkait lainnya.

Tujuannya untuk membahas rincian akhir dari hasil kesepakatan dengan Hamas tentang pembebasan para sandera sebagai balasan atas upaya jeda perang di Gaza.

Baca juga artikel terkait ISRAEL PALESTINA atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Politik
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Dipna Videlia Putsanra