Menuju konten utama

Andrie Yunus Jalani Operasi Ke-5, Penglihatan Mata Kanan Menurun

Berdasarkan laporan tim dokter RSCM, terdapat penurunan tajam pada fungsi penglihatan Andire Yunus akibat paparan air keras.

Andrie Yunus Jalani Operasi Ke-5, Penglihatan Mata Kanan Menurun
Kepala Divisi Hukum KontraS, Andrie Yunus, saat mengantarkan surat terbuka ke Komisi I dan Komisi III DPR RI, Senin (3/3/2025). Tirto.id/M. Irfan Al Amin

tirto.id - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kembali menjalani rangkaian tindakan medis intensif akibat serangan air keras oleh prajurit TNI yang menimpanya.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan Andrie baru saja menjalani operasi kelima di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

“Hari ini tadi pukul 10.00 sudah berlangsung operasi kelima, tindakan kelima, yang dilakukan oleh tim dokter RSCM kepada Mas Andrie,” ujar Dimas saat ditemui di Kantor KontraS, Jakarta.

Meskipun kondisi Andrie dilaporkan mulai perlahan stabil, Dimas menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi mata kanan korban. Berdasarkan laporan tim dokter RSCM, terdapat penurunan tajam pada fungsi penglihatan akibat paparan air keras.

“Sesuai yang kemarin disampaikan oleh tim dokter RSCM, kondisi di mata kanannya menurun karena ada rembesan air keras yang itu sudah menipiskan dinding mata, dinding bola mata atau pupil milik Mas Andrie, terutama di mata kanan,” jelas Dimas.

Saat ini, Andrie masih berada dalam perawatan intensif di High Care Unit (HCU) RSCM.

Dimas menuturkan tim dokter terus berupaya melakukan pemulihan medis secara maksimal. Pihaknya pun meminta dukungan doa dari masyarakat agar proses penyembuhan Andrie berjalan lancar.

“Kami minta doanya dari teman-teman semua supaya proses pemulihan, proses penyembuhan bisa terus berjalan dengan baik dan juga kita doakan tim Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo juga bisa melakukan kerja-kerja pemulihan dan juga kerja-kerja medis dengan cepat tanggap dan efektif,” terangnya.

Sebelumnya, usai menjalani operasi mata ketiga pada 28 Maret 2026, tim dokter RSCM tidak menemukan tanda infeksi dan mencatat tingkat nyeri yang minimal. Namun, dokter menemukan kerusakan lanjutan pada bola mata Andrie.

Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat RSCM Yoga Nara saat itu mengatakan, hasil operasi menunjukkan permukaan kornea mata kanan Andrie semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata.

Dokter berencana menambal bola mata dengan jaringan selaput dari tungkai pasien yang kemudian ditutup menggunakan selaput konjungtiva.

Setelahnya, dokter berencana menutup mata kanan Andrie dengan menjahit kelopak mata selama sekitar empat bulan demi melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata selama proses penyembuhan.

Sementara terkait proses hukum, Dimas menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal kasus ini agar tetap berada di jalur peradilan umum.

Ia menekankan perjuangan ini merupakan pesan penting yang terus disuarakan oleh Andrie sebagai korban.

“Supaya penyelesaian kasusnya masih ada di jalur peradilan umum, karena itu adalah salah satu pesan yang disampaikan atau pesan yang ditekankan oleh Mas Andrie sebagai korban,” tutup Dimas.

Baca juga artikel terkait ANDRIE YUNUS AIR KERAS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama