Menuju konten utama

Anak Ahmad Bahar ke Polda Metro Bawa Bukti Dugaan Penyekapan

Anak Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan penyekapan. Kuasa hukum menyerahkan video dan foto sebagai bukti.

Anak Ahmad Bahar ke Polda Metro Bawa Bukti Dugaan Penyekapan
Ilma yang merupakan anak Ahmad Bahar memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan penyekapan dirinya oleh Hercules selaku Ketua Umum GRIB Jaya, Selasa (2/6/2026). tirto.id/Ayu
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan penyekapan yang dilakukan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules. Pemeriksaan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pelapor.

Kuasa hukum Ilma dan LBH Muhammadiyah, Gufroni, mengatakan bahwa dalam pemeriksaan ini, pihaknya telah membawa sejumlah bukti untuk memperkuat dugaan adanya penyekapan.

“Ini adalah berupa video ini, sebetulnya video, di mana ayahnya Ilma itu diapit oleh dua orang berbadan besar dengan menggunakan masker warna hitam,” ucap Gufroni di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).

Dalam bukti tersebut, kata Gufroni, terlihat seakan-akan Ahmad Bahar seperti maling yang ditangkap dalam 1 x 24 jam. Peristiwa itu pun terjadi pada satu hari sebelum penjemputan paksa Ilma.

Gufroni menegaskan, dalam peristiwa sehari sebelum Ilma dijemput itu sudah dijelaskan bahwa handphone-nya diretas. Anggota GRIB Jaya kemudian pulang dan pada hari Minggu datang lagi dengan target membawa paksa Ahmad Bahar atau putrinya.

“Kemudian ada lagi foto yang lain, ini peristiwa detik-detik sebelum Ilma dibawa. Jadi jelas ini ada beberapa anggota Grib Jaya yang mereka mengintimidasi hari Minggu dari mulai jam 14.00 siang sampai jam 17.00,” tutur dia.

Dijelaskan Gufroni, saat kedatangan anggota GRIB Jaya itu memang tidak ada Ahmad Bahar. Kemudian, mereka masuk ke dalam rumah dan melihat ada putrinya Ahmad Bahar yang kemudian disandera di markas GRIB Jaya.

“Ini wajahnya jelas terpampang ya, ini beberapa fotonya. Dan yang yang mirisnya adalah di sini terlihat ada anggota Kamtibmas, anggota polisi, dan juga Ketua RW. Ini ada foto bersama loh, orang mau dibawa foto bersama dulu. Jadi seakan-akan seolah-olah dibuat seakan-akan tidak ada paksaan,” ungkap Gufroni.

Di sisi lain, Gufroni mempersilakan jika pihak Hercules membantah semua tudingan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pihak Ilma pun tetap berharap Polda Metro Jaya segera meningkatkan kasu ini ke tahap penyidikan.

“Saya kira itu bagi kami tidak ada masalah. Kami punya bukti yang kuat dan kami yakin polisi akan bertindak profesional untuk mengungkap kasus ini secara terang,” tutur Gufroni.

Baca juga artikel terkait KASUS HERCULES atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Dipna Videlia Putsanra