tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan peralihan status guru dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu akan membutuhkan anggaran sebesar Rp31 triliun.
“PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh di gaji pusat, itu kan Januari (2027) bisa, kan sudah kerja mereka, tuh. Itu anggarannya sekitar Rp31 triliun,” katanya kepada awak media, di sela-sela acara Karaya Kreatif Indonesia (KKI), di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Purbaya menjelaskan, berdasarkan hasil rapat yang telah dilakukan dengan kementerian terkait, pegawai yang dapat beralih status menjadi PPPK penuh waktu adalah guru-guru yang mengajarkan mata pelajaran umum.
Kemudian, secara bertahap pemerintah akan memperluas peralihan status kepada guru-guru agama yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
“Ada juga nanti guru agama di situ masuk, yang dalam proses yang staging berapa tahun ke depan,” jelasnya.
Purbaya juga mengaku, sampai saat ini belum ada rencana dari pemerintah pusat untuk mengalihkan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu bagi pegawai non-guru. Namun, peluang penggajian PPPK penuh waktu non-guru oleh pemerintah pusat tetap tersedia di masa-masa yang akan datang.
“Yang non-guru, saya belum tau sampai sekarang, ya. Rapat seingat saya hanya guru. Nanti mungkin bertahap akan ke arah sana. Tapi begini, Kita akan staging satu-satu. Supaya enggak ganggu sustanabilitas dari anggaran,” imbuhnya.
Sementara itu, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta siang tadi, Purbaya mengaku, anggaran senilai Rp31 triliun untuk menggaji PPPK penuh waktu yang akan resmi dialihkan statusnya pada awal tahun depan sudah tersedia. Anggaran tersebut diambil dari proses realokasi dari berbagai pos anggaran yang bakal dilakukan pemerintah di 2027.
Upaya tersebut diharapkan agar defisit yang dimuat dalam RAPBN 2027 tidak melebar, dari target yang ditetapkan sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Kita bisa realokasi dari berbagai tempat untuk tahun depan. Jadi, anggaran defisitnya nggak berubah 2,4 persen,” kata Purbaya.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































