Menuju konten utama

Alfamart Target Bangun 800 Gerai pada 2026, Capex Capai Rp500 M

Alfamart akan mendirikan 500 gerai dengan skema pembangunan mandiri dan 300 gerai dengan skema franchise.

Alfamart Target Bangun 800 Gerai pada 2026, Capex Capai Rp500 M
Alfamart. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Corporate Secretary PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tomin Widian menyatakan, pihaknya menargetkan pembangunan 800 gerai baru pada 2026. Dari 800 gerai baru itu, Alfamart akan mendirikan 500 gerai dengan skema pembangunan mandiri dan 300 gerai dengan skema franchise.

"Tadi yang ekspansi khususnya toko Alfamart adalah 800 [gerai baru], tapi kita bagi dua. Ada toko yang kita punya sendiri dan juga ada toko yang ini franchise. Itu 500 [biaya mandiri] dan 300 [franchise]," ucapnya saat konferensi pers di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026).

Tomin menyebutkan PT Sumber Alfaria Trijaya akan fokus mendirikan gerai baru di luar Pulau Jawa. Pasalnya, tren pembangunan ritel dinilai telah berubah dari fokus pembangunan di Pulau Jawa menuju pembangunan di luar Pulau Jawa.

Sementara itu, ia menyampaikan, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk target pembangunan 500 gerai baru tersebut. Anggaran pembangunan berasal dari anggaran Alfamart.

"Kalau kita sekarang satu toko investasinya berkisar mungkin, kalau kita tangkap, Rp1 miliar, berarti kita akan ada capex sebanyak Rp500 miliar khusus untuk toko baru yang kita buka," urainya.

"Sumbernya kita akan usahakan pakai internal funding, seperti selama berapa tahun terakhir ini. Ekspansi masih dapat kita biayai dengan internal cashflow kita," lanjut Tomin.

Sementara itu, Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya Solihin menyatakan pihaknya fokus memperbaiki pelayanan Alfamart, meski ada gempuran pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia meyakini Alfamart tak akan tergerus dengan adanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu.

Di satu sisi, Solihin menyatakan Alfamart bersedia menjalin kerja sama dengan pemerintah untuk program Koperasi Desa. Akan tetapi, Alfamart hingga saat ini belum berkomunikasi dengan pemerintah untuk kerja sama tersebut.

"Kita pastikan bahwa saat ini kita fokus terhadap pelayanan, dan kita terus bagaimana manajemen berbicara tentang peningkatan pelayanan. Karena segmennya pasti berbeda," urainya di lokasi yang sama.

"Kerja sama, ya siapa pun bisa saja. Tapi saat ini, kita memang belum ada permintaan kerja sama yang diajukan kepada kita atas hal tersebut," lanjut Solihin.

Baca juga artikel terkait ALFAMART atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama