Menuju konten utama

Aksi Solidaritas Harapan Palestina di Depan Kedubes AS

Wanda mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus menyuarakan kemerdekaan Palestina atas genosida yang dilakukan Israel.

Aksi Solidaritas Harapan Palestina di Depan Kedubes AS
Massa Aksi Gelar Aksi Bela Palestina di Depan Kantor Kedubes AS, Jakarta, Minggu (26/10/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Sejumlah massa aksi menggelar aksi bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta, Minggu (26/10/2025).

Berdasarkan pantauan Tirto pukul 09.41 WIB, massa yang turut andil dalam aksi tersebut mengenakan pakaian berwarna hitam dan putih, serta membawa atribut yang melambangkan warna bendera Palestina. Beberapa di antaranya juga tampak mengibarkan bendera Palestina sembari mendengarkan orator berorasi.

Pihak kepolisian turut berjaga dan berbaris untuk mengatur arus lalu lintas. Selain itu, tampak sebuah panggung berdiri membelakangi Kantor Kedubes AS. Di atas panggung tersebut, para peserta aksi berorasi dan membawakan lagu-lagu sebagai bentuk pembelaan terhadap Palestina.

Project Leader Hearts of Palestine (HOPE) Eka Annash, menuturkan aksi tersebut merupakan upaya untuk ikut membantu Palestina dengan menyasar generasi Z agar bisa terus menyuarakan bangsa Palestina. Dia menjelaskan gerakan tersebut sudah berlangsung lama dan aksi di depan Kedubes AS ini merupakan puncak dari serangkaian agenda yang telah berjalan sejak awal September lalu.

Dia menambahkan bahwa gen Z memainkan peranan penting untuk membentuk narasi yang mewakili masyarakat Indonesia yang lebih muda, lebih mawas diri dan lebih peduli (aware) tentang kondisi di Palestina.

"Kita berharap mereka nanti mau untuk berpartisipasi dan aktif untuk menyuarakan perjuangan rakyat Palestina," kata dia dikutip dari Antara, Minggu (26/10/2025).

Sementara itu, Aktivis, politikus, sekaligus advokat hak asasi manusia Wanda Hamidah juga menjadi salah satu peserta aksi hari ini. Dalam orasinya, Wanda mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus menyuarakan kemerdekaan Palestina atas genosida yang dilakukan Israel.

“Jadi kalau kalian masih diam melihat rakyat kecil, rakyat yang tidak berdaya dibunuh, tempat tinggalnya dihancurkan, keluarganya dibunuh depan muka mereka, dianiaya, 12 ribu orang masuk penjara tanpa pengadilan, dianiaya sampai mati, diperkosa oleh anjing-anjing zionis. Ke mana hati nurani kalian?” kata Wanda dengan suara lantang di atas panggung.

Aksi Bela Palestina di Kedubes AS Jakarta

Massa Aksi Gelar Aksi Bela Palestina di Depan Kantor Kedubes AS, Jakarta, Minggu (26/10/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

Menurut Wanda, apabila masyarakat masih pasif dalam menyuarakan konflik genosida di Palestina, maka sama saja membenarkan penjajahan yang dilakukan Israel.

“Kalau kalian bisa mendiamkan perbuatan kebiadaban ini, kalian sama saja melakukan kebiadaban itu sendiri. Terus berisik, terus melawan,” tegasnya.

Aksi Bela Palestina di Kedubes AS Jakarta

Massa Aksi Gelar Aksi Bela Palestina di Depan Kantor Kedubes AS, Jakarta, Minggu (26/10/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

Wanda kemudian mengungkap alasan pihaknya memilih Kantor Kedubes AS sebagai lokasi aksi. Katanya, aksi genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza, Palestina, didukung oleh pihak Amerika Serikat.

“Karena genosida oleh zionis Israel tidak akan terjadi kalau tidak dibiayai oleh zionis Amerika. Kenapa membela Palestina penting? Karena ketika Palestina merdeka dari penjajahan zionis, dunia akan merdeka dari penjajahan zionis,” ucap Wanda lantang.

Wanda menegaskan bahwa aksi keji Israel yang dibantu Amerika Serikat terhadap rakyat Gaza, Palestina, merupakan tindakan terorisme. Maka dari itu, sebutan teroris lebih tepat ditujukan kepada para zionis, bukan kepada pihak yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Siapa yang teroris sebenarnya? Siapa yang membantai rakyat Irak? Siapa yang membantai rakyat Lebanon? Siapa yang membantai rakyat Mesir? Siapa yang membantai rakyat Libya? Siapa yang membantai rakyat Kolombia? Siapa yang membantai rakyat Brasil?” tukas Wanda.

Baca juga artikel terkait PALESTINA atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Intan Umbari Prihatin