tirto.id - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 869 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari Harapan Palestina di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menuturkan aksi tersebut bertajuk Harapan Palestina.
"Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," kata Susatyodikutip dari Antara, Minggu (26/10/2025).
Susatyo menjelaskan, untuk memastikan keamanan sebanyak 869 personel gabungan dikerahkan mengawal jalannya aksi unjuk rasa tersebut. Tidak hanya itu, dia juga meminta massa untuk menggelar aksi secara damai dan tertib.
Selain itu massa dilarang membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup jalan. Dia juga memastikanpetugas keamanan yang berjaga tidak membawa senjata api dan mereka melayani dengan humanis.
"Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif," kata Susatyo.
Sebelumnya, pada Minggu (12/10/2025) Aksi demo bela Palestina bertajuk Lawan Genosida Israel, menyerukan kemerdekaan Palestina secara penuh. Aksi yang berpusat di depan Tugu Patung Kuda, dekat pintu barat daya Kawasan Monas, Jakarta Pusat itu mendesak gencatan senjata di Gaza dilakukan sebagaimana resolusi Palestina-Israel yang diinisiasi Amerika Serikat dan negara sekutu.

Para aksi massa menyerukan "Free.. free Palestine". Bendera Palestina dan Indonesia berkibar di lautan massa yang menutupi sekitaran area air mancur di Jalan Merdeka Barat Selatan. Seturut itu orator di atas panggung menyerukan Indonesia tolak genosida, lalu ditimpali massa "Palestina Merdeka".
Aktivis kemanusiaan, Muhammad Husein, sebagai salah satu orator di aksi ini, menyerukan perjuangan untuk kemerdekaan Palestina kian menantang terlebih saat momen militer Israel menghadang rombongan Global Sumud Flotilla pada awal Oktober lalu.
Editor: Intan Umbari Prihatin
Masuk tirto.id


































