tirto.id -
Polda Metro Jaya (PMJ) menurunkan 1.371 personel gabungan, untuk mengamankan aksi bertajuk 'Piknik Nasional' di depan Gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2025).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam, mengatakan personel gabungan tersebut dari PMJ, Polres Metro Jakarta Pusat, Pemprov DKI, dan dari Komdam Jaya.
"Saat ini Polda Metro Jaya menurunkan 1.371 personel pengamanan gabungan dari Polda Metro Jaya, dari Polres Metro Jakarta Pusat, kemudian stakeholders dari Pemprov DKI, kemudian rekan-rekan dari Kodam Jaya untuk melaksanakan kegiatan pengamanan," kata Ade Ary kepada wartawan di depan Gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2025).
Dia juga memastikan bahwa aksi ini berlangsung dengan damai dan kondusif. Dia meminta kepada semua pihak untuk mengikuti arahan dan petunjuk petugas yang ada di lapangan.
"Kami berharap situasi tetap kondusif, kami siap, kami hadir di lapangan, mohon dengan hormat kepada semua pihak untuk mengikuti arahan dan petunjuk petugas kami di lapangan," ujarnya.
"Jadi, situasi hari ini aman terkendali. Kemudian rekan-rekan kami di 13 Polres jajaran juga terus melakukan upaya-upaya kepolisian, tidak sendiri tentunya, bekerjasama dengan semua pihak, stakeholders, terus mewujudkan situasi keamanan yang kondusif," tambahnya.
Sejumlah Polisi mengenakan peci saat berjaga di aksi bertajuk 'Piknik Nasional' di depan Gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2025). tirto.id/Auliya UmaynaSementara itu, ada yang terlihat berbeda dari aksi hari ini. Sejumlah Polisi yang berjaga di lapangan mengenakan peci. Ade Ary mengatakan, hal itu untuk memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan pada hari ini. Dia berharap, pada hari baik ini, aksi yang digelar oleh para mahasiswa bersama dengan sejumlah elemen masyarakat bisa berjalan dengan kondusif.
"Oh iya, karena tadi baru saja kami melaksanakan peringatan, peringatan maulid Nabi. Jadi ini untuk lebih kita saling mengingatkan, bahwa di hari yang baik ini, di hari yang mulia ini, kita terus bersemangat menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," pungkasnya.
Diketahui, para masa aksi yang berdemonstrasi hari ini berasal dari beberapa Universitas seperti Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gajah Mada.
Aksi ini digelar untuk menagih 17+8 Tuntutan Rakyat, kepada para pemimpin negara. Mereka juga meminta pihak Kepolisan untuk melepaskan para masa aksi yang ditangkap pada aksi-aksi sebelumnya.
tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Alfons Yoshio Hartanto