Menuju konten utama

Airlangga: Pinjaman Emas di Bank Bullion Tembus Rp102 Triliun

Peningkatan transaksi emas di bank bullion tak lepas dari lonjakan harga emas global.

Airlangga: Pinjaman Emas di Bank Bullion Tembus Rp102 Triliun
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Menara Batavia, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026). tirto.id/M Naufal

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan fasilitas pinjaman emas di bank bullion atau pegadaian tumbuh pesat.

Hingga saat ini, nilai pinjaman yang disalurkan mencapai 38,5 ton emas atau setara Rp102 triliun.

Angka tersebut melonjak drastis dibandingkan periode sebelum peluncuran bank bullion oleh Presiden Prabowo pada Februari tahun lalu. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya jumlah nasabah yang memanfaatkan layanan gadai emas.

"Tahun lalu diluncurkan Bapak Presiden seperti Bank Bullion, itu di Februari tahun lalu jumlah nasabahnya 3,2 juta, sekarang sudah mencapai 5,7 juta. Jadi itu meningkat dengan pesat," ujar Airlangga dalam agenda Aksi Kuatkan Literasi dan Inklusi keuangan untuk Kesejahteraan, Jumat (6/3/2026).

Ia memperinci, total emas yang digadaikan masyarakat di pegadaian kini mencapai 144,7 ton, meningkat signifikan dari sebelumnya 94 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38,5 ton telah dimanfaatkan sebagai pinjaman dengan nilai setara Rp102 triliun.

"Dan mereka yang sudah memanfaatkan itu menjadi pinjaman itu juga naik sebesar 38,5 ton atau senilai Rp102 triliun. Nah demikian pula di BSI itu juga meningkat, sekarang sudah mencapai 22 ton," jelasnya.

Airlangga menambahkan, tren peningkatan transaksi emas ini tidak terlepas dari kondisi global. Harga emas melonjak dari sekitar 3.000 dolar AS saat peluncuran bank bullion menjadi 5.000 dolar AS saat ini.

Lonjakan harga emas ini, sambungnya, imbas dari perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Ketegangan geopolitik ini mendorong peningkatan harga minyak dunia dan aset safe haven seperti emas.

"Dan ini karena pengaruh perang memang safe haven daripada ketidakpastian untuk simpanan salah satunya adalah emas," ucapnya.

Baca juga artikel terkait EMAS atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana