Menuju konten utama

Salah, Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh Pasca Ricuh

Gambar Prabowo yang digunakan, merupakan gambar saat ia berpidato di Sidang Tahunan MPR, 2026. Di situ, Prabowo tidak memerintahkan penangkapan warga Aceh.

Salah, Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh Pasca Ricuh
Header Periksa Fakta Prabowo perintahkan tangkap semua warga Aceh. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar sejumlah infomasi di sosial media Facebook dengan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh buntut insiden perusakan Lambang Negara Garuda Pancasila, di Aceh, pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam konten yang salah satunya diunggah oleh akun bernama "Samsiar BatuBara" (arsip), tersebut, memuat gambar Prabowo tengah berpidato dengan pose tangan menunjuk, dan gambar sejumlah Anggota TNI/Polri menggiring pria yang mengenakan baju bertuliskan 'Aceh'. Unggahan tersebut juga memuat gambar Lambang Negara Garuda Pancasila dan gambar Bendera Aceh.

Selain itu, unggahan tersebut juga memuat tulisan 'SEHABIS UPACARA HARI INI, BESOK SAYA AKAN MENYURUH JAJARAN POLRI DAN TNI UNTUK MENANGKAP SEMUA MASYARAKAT ACEH, KARENA SUDAH MENGINJAK SIMBOL GARUDA. PRABOWO SUBIANTO Presiden Republik Indonesia'

Kemudian, unggahan tersebut juga memuat tulisan 'TIDAK ADA TEMPAT BAGI PENGHINA GARUDA! NEGARA TEGAS, HUKUM HARUS DITEGAKKAN! JAGA MARWAH NEGARA, JAGA SIMBOL KEBANGSAAN!'

Pada caption postingan, pemilik akun juga menuliskan 'Presiden Prabowo menyampaikan Seluruh jajaran POLRI/TNI Untuk menangkap warga Aceh yg merusak Lambang NKRI dan menurunkan Bendera merah putih'

Konten tersebut diunggah pada Selasa (18/8/2026). Sementara, hingga Rabu (19/8/2026) unggahan yang dibagikan ke group "Kang Deddy Mulyadi fans" itu telah mendapatkan 222 like, 248 komentar, dan 9 membagikan ulang. Konten serupa juga diunggah oleh beberapa akun media sosial lainnya. Di antaranya oleh akun Facebook "Noer Halimah Ntb" dan akun TikTok @kompededit23

Lantas, benarkah Prabowo memerintahkan TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh?

Periksa Fakta Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh
Periksa Fakta Prabowo perintahkan tangkap semua warga Aceh. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto

Penelusuran Fakta

Untuk memastikan fakta atas klaim dalam unggahan tersebut, Tirto mula-mula menelusuri dengan kata kunci 'Prabowo Perintahkan TNI/Polri Tangkap Seluruh Warga Aceh' dan 'Warga Aceh Ditangkap Usai Rusak Lambang dan Bendera Negara' melalui mesin pencarian Google.

Hasil penelusuran tidak menemukan pemberitaan dari media kredibel maupun keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa Prabowo menyampaikan perintah dimaksud.

Sementara, dalam sejumlah pemberitaan di media kredibel, salah satunya dalam pemberitaan Tirto, dilaporkan bahwa Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, telah menegaskan bahwa kondisi Aceh saat ini sudah mulai terkendali usai ricuh pada peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026) lalu.

Hal itu ia sampaikan saat hendak menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

"Beberapa kegiatan yang tentunya muncul di beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah, seluruh jajaran tentunya sudah melaksanakan langkah-langkah dan saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali," kata Listyo Senin (17/8/2026).

Sementara, gambar Prabowo yang digunakan dalam unggahan tersebut, merupakan gambar saat Prabowo menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2026). Gambar tersebut bisa dilihat dalam pemberitaan Tirto berikut ini.

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya, mulai dari swasembada pangan dan energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi badan usaha milik negara (BUMN), serta pengelolaan sumber daya alam. Dalam kesempatan itu, Prabowo tidak menyampaikan perintah soal penangkapan warga Aceh.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta Tirto, klaim yang menyebut bahwa Prabowo memerintahkan TNI/Polri untuk menangkap seluruh warga Aceh pasca ricuh adalah salah dan menyesatkan atau false and misleading.

Tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel atau sumber-sumber fakta yang dapat dipercaya, bahwa Presiden Prabowo memerintahkan TNI/Polri menangkap seluruh warga Aceh.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA POLITIK atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto