AHY Tunjuk Willem Wandik Gantikan Enembe Pimpin Demokrat Papua

Reporter: Fatimatuz Zahra, tirto.id - 29 Sep 2022 12:09 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Lukas Enembe bisa diangkat kembali menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Papua jika terbukti tidak bersalah.
tirto.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat Willem Wandik ditunjuk menggantikan Lukas Enembe dalam jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat hari ini, Kamis, 29 September 2022.

"Kami juga mendukung upaya hukum Pak Lukas untuk mencari keadilannya. Selama proses itu berjalan, mengingat Pak Lukas terhalang melaksanakan tugasnya atau nonaktif, maka kami menunjuk saudara Willem wandik sebagai pelaksana tugas ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua. Hal ini sesuai dengan anggaran dasar Partai Demokrat Pasal 42 Ayat 5," kata AHY.

AHY berharap Willem Wandik dapat menjalankan tugas baru tersebut dengan baik. "Dengan kapasitas dan integritas yang dimiliki, saya berharap saudara Willem Wandik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ucap AHY.

Namun demikian, AHY menyebut jika nantinya Lukas tak terbukti bersalah, ia dapat diangkat kembali menjadi ketua DPD Partai Demokrat Papua.

"Apabila di kemudian hari Bapak Lukas Rnembe tidak terbukti bersalah, yang bersangkutan dapat diangkat kembali pada jabatannya sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar Partai Demokrat pasal 42 ayat 6," kata AHY.

Tetapi jika Lukas terbukti bersalah, Demokrat akan mengangkat ketua definitif melalui mekanisme musyawarah daerah luar biasa.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Lukas Enembe diumumkan menjadi tersangka bersama dengan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng. Baru Eltinus yang sudah ditahan KPK.

"Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan kepada masyarakat Papua khususnya, bahwa terkait penepatan tersangka RHP (Ricky Ham Pagawak/Bupati Mamberamo Tengah) dan juga Gubernur LE (Lukas Enembe) ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan juga berbagai informasi yang diterima oleh KPK," ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/9/2022) dilansir dari Antara.


Baca juga artikel terkait LUKAS ENEMBE TERSANGKA KORUPSI atau tulisan menarik lainnya Fatimatuz Zahra
(tirto.id - Politik)

Reporter: Fatimatuz Zahra
Penulis: Fatimatuz Zahra
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight