Menuju konten utama

6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terdampak Banjir

Enam wilayah di Kabupaten Tangerang yang terendam banjir yakni; Teluk Naga, Kosambi, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk hingga Sepatan.

6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terdampak Banjir
Pengendara saat mendorong kendaraanya di genangan banjir yang melanda wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M

tirto.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan sebanyak enam wilayah kecamatan di daerah mereka terdampak bencana alam banjir, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, yang terjadi sejak Minggu (11/1).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengatakan enam wilayah yang terendam banjir yakni; Teluk Naga, Kosambi, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk hingga Sepatan.

"Berdasarkan data yang terlapor sejak Minggu (11/1), hingga hari ini total ada 18 titik banjir dengan enam wilayah kecamatan," kata Ahmad, mengutip Antara, Senin (12/1/2026).

Ia bilang, ketinggian banjir yang melanda di sebagian wilayah Kabupaten Tangerang ini bervariasi mulai dari ketinggian 30 centimeter hingga 140 centimeter.

"Seperti yang dilaporkan di Perum Villa Tomang Baru, RT/RW 01/17, desa Gelam Jaya, ada 23 rumah dengan tinggi air 140 cm," ujarnya.

Menurutnya, bencana alam ini terjadi selain disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, juga akibat luapan air dari sungai serta danau yang tidak bisa menampung debit air.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan titik banjir yang melanda permukiman warga," tuturnya.

Taufik mengungkapkan, atas banjir yang telah melanda wilayahnya tersebut setidaknya ada sekitar 1.000 lebih jiwa dengan 1.014 lebih kepala keluarga (KK) yang terdampak.

Selain banjir, tambah dia, terdapat laporan kejadian bencana seperti pohon tumbang dan rumah roboh terjadi di kecamatan Sukamulya dan Gunung Kaler.

"Kami juga menerima pelaporan adanya pohon tumbang dan rumah roboh. Saat ini kami sudah menanganinya," kata dia.

Baca juga artikel terkait BANJIR

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Alfons Yoshio Hartanto