tirto.id - Sebanyak 400 pegawai baru Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjalani pendidikan pembentukan karakter ala militer di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI, Serpong, Tangerang Selatan, selama tiga bulan melalui program Presidential Future Leaders Program (PFLP).
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan, mengatakan, pendidikan ala militer itu merupakan bagian dari pendidikan selama sembilan bulan yang harus dijalani para pegawai baru BUMN.
“Pendidikan dasar militer itu akan diberikan kepada mereka karena itu sangat baik untuk membina karakter,” kata Donny Donny kepada para wartawan di lokasi usai membuka pendidikan PFLP angkatan pertama di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (20/5/2026).
Selama menjalani pendidikan di Kodiklat TNI, para peserta akan mendapatkan pembekalan dasar-dasar kemiliteran untuk membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.
Donny menjelaskan, materi yang diberikan di antaranya baris-berbaris dan pembinaan bela negara.
Meski demikian, Donny menegaskan pendidikan tersebut bukan untuk menjadikan pegawai BUMN sebagai prajurit militer.
“Jangan dilihat negatifnya, kemiliteran mereka nanti akan dididik militer, tidak. Tapi itu merupakan bentuk pembinaan karakter,” tegasnya.
Ia mengatakan, pola kehidupan layaknya prajurit militer di Kodiklat TNI juga akan diterapkan kepada peserta selama menjalani pendidikan.
“Kalau di sini mereka wajib bangun pagi, kemudian senam pagi bersama, itu membentuk karakter, kebersamaan, disiplin waktu,” tutur Donny.
Menurut Donny, program tersebut dibentuk untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di lingkungan pemerintahan dan BUMN.
Ia mengatakan, program itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan tata kelola pemerintahan dan BUMN berjalan baik, dengan didukung sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dan kecerdasan.
“Artinya yang punya hati yang mulia dan cerdas. Saya sampaikan tadi, best heart and best mind. Jadi itu yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” sebutnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan tiga bulan di Kodiklat TNI, peserta akan menjalani pelatihan lanjutan selama empat bulan di Danantara Corporate University dengan materi managerial skill, decision making, analytical process, hingga cyber and security.
Kemudian, para peserta akan menjalani magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun BUMN.
“Contoh seperti mungkin dari Pertamina, kita bisa magangkan nanti di Kementerian ESDM dan lain sebagainya,” jelasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































