Menuju konten utama

348 Petugas Haji Berangkat Hari Ini, Kemenhaj: Jaga Wajah Negara

Chandra mencontohkan barang bawaan yang boleh atau tidak boleh dibawa, jangan sampai melanggar bea cukai Arab Saudi.

348 Petugas Haji Berangkat Hari Ini, Kemenhaj: Jaga Wajah Negara
Petugas haji PPIH Arab Saudi 2026 ikut pembekalan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Kredit foto: Tim MCH 2026.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 348 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 akan diberangkatkan perdana pada hari ini, Jumat (17/4/2026). Para petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah ini akan menyambut jemaah haji Indonesia gelombang 1 di yang diberangkatkan mulai 22 April 2026 nanti.

348 petugas akan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Sebelum berangkat, PPIH Arab Saudi mengikuti pembekalan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur pada Kamis, 16 April 2026 malam.

"Pembekalan ini untuk merefresh kembali setelah sebulan penuh kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” kata Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kemenhaj, Sulistio Reksoprodjo, dalam pembekalan.

Chandra mengatakan, setelah Lebaran waktunya cukup panjang sehingga penting untuk me-refresh kembali para petugas yang akan diberangkatkan.

Dia menyampaikan petugas haji sebagai pelayan tamu Allah di Tanah Suci. Sebagai petugas, kata dia, PPIH merupakan representasi negara. Oleh karena itu, ia mengingatkan petugas haji untuk menjaga sikap secara profesional.

“Saat bertugas, jemaah dari seluruh negara akan melihat kita. Kita tidak ingin wajah negara tercoreng karena pelanggaran tata tertib dari petugas haji,” kata dia.

Chandra mencontohkan barang bawaan yang boleh atau tidak boleh dibawa, jangan sampai melanggar bea cukai Arab Saudi.

Dalam bersikap, ia mengingatkan kerja tim yang solid sebagai cerminan sikap, termasuk dalam bertutur kata.

“Begitu pula kelengkapan seragam ketika bertugas lengkap dengan identitas dan atribut,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al-Rasyid, menambahkan petugas akan menghadapi tantangan selama rangkaian di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Pelayanan jemaah haji maksimal selama proses ibadah di Armuzna. Wujudkan layanan terbaik untuk seluruh jamaah haji kita,” tuturnya.

Pembekalan ditutup dengan doa untuk kelancaran seluruh rangkaian haji di Tanah Suci. Jemaah haji terlayani dengan baik dan meraih predikat mabrur-mabrurah.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Andrian Pratama Taher