tirto.id - Perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melaporkan adanya sejumlah insiden jatuhnya serpihan drone di beberapa wilayah di Uni Emirat Arab, yakni Dubai, Fujairah, dan Umm Al Quwain. Insiden tersebut memicu kebakaran di beberapa titik, termasuk di area yang berada dekat Bandara Internasional Dubai.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan dampak kejadian tersebut sempat mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Dubai (DXB).
“Akibat insiden tersebut, operasional penerbangan di Dubai International Airport (DXB) sempat ditunda hingga pukul 10.00 waktu setempat, dan sejumlah penerbangan dialihkan ke bandara terdekat,” kata Heni dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Selasa (17/3/2026).
Kemlu mencatat terdapat dua penerbangan maskapai Emirates dari Indonesia menuju Dubai yang terdampak pengalihan pendaratan. Penerbangan EK 359 rute Jakarta–Dubai dialihkan untuk mendarat di Zayed International Airport dengan perkiraan membawa 309 penumpang. Sementara itu, penerbangan EK 399 rute Denpasar–Dubai dialihkan ke Al Maktoum International Airport dengan perkiraan 300 penumpang.
Meski demikian, Heni memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban maupun yang meminta bantuan akibat insiden tersebut.
“Perwakilan RI terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta maskapai terkait untuk memastikan kelancaran perjalanan WNI yang terdampak,” tutur Heni.
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































