Menuju konten utama

173 SPPG di Sumut Alihkan Ribuan Paket MBG untuk Korban Banjir

Hingga Sabtu (29/11/2025) ini, tercatat sekitar 341.765 paket MBG diberikan kepada warga.

173 SPPG di Sumut Alihkan Ribuan Paket MBG untuk Korban Banjir
Air sungai meluap hingga ke Jembatan Sri Gunting yang menghubungkan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang di Kecamatan Sunggal, Jumat (28/11/2025). (Sumber Foto: Nanda Fahriza Batubara)

tirto.id - Kepala Kantor Regional BGN Sumatra Utara, KR Agung Kurniawan, menyampaikan sebanyak 173 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra Utara kini mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor. Hingga Sabtu (29/11/2025) ini, tercatat sekitar 341.765 paket MBG diberikan kepada warga.

“Kami laporkan bahwasanya ada pengalihan penerima manfaat dikarenakan bencana alam berupa banjir, sehingga wilayah yang terdampak sekolah diliburkan dan dialihkan kepada masyarakat terdampak,” kata Agung melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (30/11/2025).

Berdasarkan laporan yang didapatnya, ratusan SPPG itu tersebar di 12 kabupaten/kota dengan rincian 51 dapur di Kota Medan, empat di Kota Padangsidimpuan, 13 di Kota Tebing Tinggi, lima di Kota Tarutung, 28 di Kabupaten Serdang Bedagai, dan 11 di Kabupaten Langkat.

Kemudian, tiga dapur di Kota Sibolga, tiga di Kabupaten ⁠Tapanuli Selatan, enam di Kabupaten Mandailing Natal, 27 di Kabupaten Deli Serdang, sembilan di Kota Binjai, dan 13 ⁠Kabupaten Asahan.

Lebih lanjut, Agung menyebut selain menyediakan makanan, salah satu fokus utama pemerintah adalah membuka jalur transportasi dan komunikasi agar bantuan bisa lebih cepat terdistribusi.

“Presiden RI, Prabowo Subianto telah mengirimkan puluhan perangkat Starlink dan genset untuk dipasang di wilayah terdampak demi menunjang komunikasi,” terang Agung.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII, Singgih Januratmoko, mengusulkan agar dapur MBG di kawasan Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara agar dialihfungsikan menjadi dapur umum dan posko logistik.

Hal ini dalam rangka menanggapi bencana banjir yang melanda ketiga kawasan tersebut hingga memakan sejumlah korban jiwa. Dia juga menekankan yang terpenting adalah seluruh aspek pendukung untuk persediaan makanan sudah harus tersedia lengkap.

“Pengalihfungsian ini sangat membantu karena SPPG sudah siap semua, baik dari sistem, SDM, dan manajemennya. Yang penting seluruh ketersediaan masak harus segera ada,” kata Singgih saat dihubungi Tirto, Minggu (30/11/2025).

Singgih mengaku Komisi VIII sudah melayangkan usulan tersebut kepada Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar bisa segera mengeluarkan instruksi resmi untuk pengalihan tersebut.

Dia mengatakan Kemensos dan BNPB sudah menyalurkan bantuan, terutama ke kawasan Aceh melalui jalur laut.

“Kami sudah usulan ke mereka. Insyaallah segera jalan. Kondisi saat ini di daerah-daerah yang masih terisolasi BNPB dan Kemensos sudah turun langsung menyalurkan bantuan. Terutama daerah Aceh lewat laut,” kata Singgih.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Abdul Aziz