Menuju konten utama

17 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel

Sebanyak 17 warga Palestina tewas akibat serangan udara dan tembakan pasukan Israel di wilayah selatan Jalur Gaza, khususnya Khan Younis dan Rafah.

17 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Posisi Tank Israel selatan di perbatasan dengan Jalur Gaza, memperlihatkan tank-tank dan buldoser Israel dikerahkan saat asap mengepul di atas bangunan-bangunan yang hancur di Gaza selama pemboman Israel pada 17 Mei 2025. (Foto oleh Jack GUEZ / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 17 warga Palestina tewas akibat serangan udara dan tembakan pasukan Israel di wilayah selatan Jalur Gaza, khususnya Khan Younis dan Rafah, Sabtu (7/6/2025) waktu setempat, bertepatan dengan hari kedua Iduladha.

Seturut pemberitaan Antara, 12 orang, termasuk empat di antaranya dari satu keluarga, tewas dan lebih dari 40 orang lainnya terluka akibat tembakan Israel yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di sebelah barat Khan Younis.

Secara terpisah, lima warga Palestina lainnya ditembak mati oleh pasukan Israel di dekat pusat distribusi bantuan di sebelah barat Rafah. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Anadolu dari berbagai sumber Palestina, jumlah total warga Palestina yang ditembak mati personel militer Israel saat mencoba mengakses bantuan kemanusiaan sejak 27 Mei 2025 kini telah mencapai 115 orang.

Jumlah warga Gaza yang terluka akibat kebiadaban militer Israel dalam upaya mereka mendapatkan bantuan kemanusiaan itu tercatat lebih dari 580 orang, dan sembilan lainnya masih hilang.

Pada Jumat, atau hari pertama Iduladha, sebanyak 33 warga Palestina tewas dalam serangan udara dan penembakan Israel yang terjadi di berbagai wilayah Jalur Gaza.

Ini merupakan Idul Adha keempat bagi warga Gaza sejak Israel melancarkan perang genosida, yang telah menewaskan hampir 54.700 warga Palestina.

Aksi genosida militer Zionis itu tidak hanya merenggut nyawa rakyat Palestina di Gaza tetapi juga menyebabkan kondisi kelaparan, dan membuat wilayah kantong tersebut tidak lagi layak huni.

Baca juga artikel terkait KONFLIK ISRAEL VS PALESTINA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama