Menuju konten utama

WN Ukraina Diduga Diculik di Bali, Polisi Perketat Perbatasan

Ihor disebut sebagai putra dari tokoh kriminal yang berbasis di Dnipro, Oleksandr Petrovsky, yang terlibat skema penipuan kripto berskala internasional.

WN Ukraina Diduga Diculik di Bali, Polisi Perketat Perbatasan
Foto pelaksanaan razia di wilayah hukum Polres Gianyar untuk mencari keberadaan pelaku penculikan Ihor Komarov. Foto: Humas Polres Gianyar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang warga negara (WN) Ukraina bernama Ihor Komarav (28), dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban penculikan di Bali sejak Sabtu (21/2/2026) malam. Kasus penculikan tersebut awalnya diduga terjadi di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan dan menjadi viral usai sebuah video yang menampilkan kondisi Ihor tersebar.

Dalam video tersebut, Ihor terlihat mengalami luka-luka dan memohon uang kepada keluarganya. Dia mengeklaim terdapat sebuah kelompok kriminal yang berpengaruh berada di balik penculikannya dan orang-orang tersebut meminta uang tebusan sebesar 10 juta dolar Amerika Serikat.

Ihor diketahui sedang berlibur bersama dengan kekasihnya, Eva Mishalova, dan sahabatnya, Yermak Petrovsky. Namun, Ihor juga disebut-sebut sebagai putra dari tokoh kriminal yang berbasis di Dnipro, Oleksandr Petrovsky, yang terlibat skema penipuan kripto berskala internasional.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita menjelaskan, laporan dugaan penculikan Ihor diterima sebagai informasi tembusan dari Polda Bali. Akibat dugaan penculikan tersebut, pihak Polda Bali memerintahkan seluruh jajaran kepolisian, termasuk Polres Gianyar, untuk melakukan razia dan patroli intensif.

“Identitas korban yang dilaporkan hilang diketahui bernama Ihor Komarav, pria berusia 28 tahun, warga negara Ukraina, dengan nomor paspor GF741959,” terang Suardita dalam keterangannya, Senin (23/02/2026).

Operasi yang dilakukan adalah Operasi 21 atau razia keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan pemeriksaan kendaraan roda empat dan roda dua untuk mempersempit gerakan pelaku penculikan. Razia tersebut dilaksanakan di perbatasan wilayah Polres Gianyar, tepatnya di Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan.

Razia di Wilayah Hukum Polres Gianyar

Foto pelaksanaan razia di wilayah hukum Polres Gianyar untuk mencari keberadaan pelaku penculikan Ihor Komarov. Foto: Humas Polres Gianyar

Dalam razia yang berlangsung pada Sabtu (21/02/2026) malam tersebut, sebanyak 120 unit kendaraan roda empat dan 50 unit kendaraan roda dua diperiksa polisi. Namun, dari pemeriksaan tersebut, belum ditemukan adanya pelaku atau kendaraan yang dicurigai terkait dengan kasus penculikan Ihor.

“Kepolisian telah menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menindaklanjuti kasus-kasus menonjol yang terjadi di wilayah hukum Polda Bali,” ujar Suardita.

Baca juga artikel terkait UKRAINA atau tulisan lainnya dari Sandra Gisela

tirto.id - Flash News
Kontributor: Sandra Gisela
Penulis: Sandra Gisela
Editor: Alfons Yoshio Hartanto