Warga Temanggung Dilarang Halalbihalal Saat Lebaran

Oleh: Bayu Septianto - 14 Mei 2020
Pemkab Temanggung minta warganya tidak saling berkunjung serta tidak membuat acara yang menyebabkan orang berkumpul dalam jumlah banyak saat Lebaran.
tirto.id - Warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dilarang melakukan silaturahmi saat Lebaran untuk mengendalikan penularan virus Corona COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto mengatakan masyarakat diminta tidak saling berkunjung serta tidak membuat acara yang menyebabkan orang berkumpul dalam jumlah banyak seperti takbir keliling, salat Id berjamaah, dan acara halalbihalal.

"Shalat id agar dilaksanakan di rumah masing-masing, di mana sesuai petunjuk MUI shalat id dapat dilaksanakan di rumah tanpa khutbah,"ujar Gotri dikutip dari ANTARA, Kamis (14/5/2020).

Pemerintah Kabupaten Temanggung akan bekerjasama dengan aparat dari Kodim dan Polres Temanggung untuk menertibkan bila masih ada masyarakat yang tak patuh.

"Gugus tugas kabupaten beserta aparat Kodim dan Polres akan melakukan operasi patroli dan penegakan ke desa-desa untuk memastikan larangan tersebut ditaati oleh seluruh warga," jelasnya.

Menurut Gotri langkah ini dilakukan menyusul masih tingginya angka kasus positif Corona di Kabupaten Temanggung yang saat ini telah mencapai 49 orang. Selain itu, katanya pekan ini gugus tugas kabupaten juga berhasil melakukan penelusuran dan didapati lebih 80 orang yang reaktif saat dilakukan tes cepat (rapid test).

Ia memperkirakan dalam sepekan atau dua pekan ke depan akan terjadi lonjakan besar kasus positif corona COVID-19 di Temanggung.

"Saat ini saja yang positif sudah 49 orang dan lebih 80 orang yang rapid test-nya reaktif sehingga ketika dilakukan swab nanti kemungkinan jumlah positifnya akan bertambah signifikan," tuturnya.


Baca juga artikel terkait LEBARAN 2020 atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Bayu Septianto
DarkLight