Menuju konten utama

15 Ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 ASEAN 8 Agustus 2025

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 ASEAN diperingati tanggal 8 Agustus 2025. Berikut kumpulan ucapan HUT ke-58 ASEAN sesuai tema yang diusung.

15 Ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 ASEAN 8 Agustus 2025
lambang asean. foto/shutterstock

tirto.id - Pada 8 Agustus 2025, organisasi regional ASEAN akan memperingati hari ulang tahun yang ke-58. Setiap tahun, terdapat tema yang diusung untuk memperingati Hari Ulang Tahun ASEAN.

Pada HUT ke-58 ASEAN ini, tema yang diusung yakni “Towards Inclusive & Sustainable ASEAN Future”. Tema ini mencerminkan komitmen kolektif negara anggota untuk membangun kawasan yang terbuka, adaptif, seimbang antara manusia dan alam, serta mampu menjawab tantangan global dengan semangat solidaritas.

Association of South East Asia Nations (ASEAN) merupakan organisasi yang didirikan untuk meningkatkan ekonomi, sosial, kebudayaan, perdamaian, dan stabilitas. Selain itu, juga meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan para anggota dengan lainnya secara damai.

Awal pendirian ASEAN ditandai dengan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) ASEAN yang diperingati setiap tahun.

Kumpulan Ucapan Hari Ulang Tahun ke-58 ASEAN 8 Agustus 2025

Beragam cara dapat dilakukan untuk memperingati HUT ke-58 ASEAN tanggal 8 Agustus 2025 nanti. Selain menghormati bagaimana ASEAN didirikan dengan tujuan-tujuannya, hal yang dapat dilakukan yakni dengan mengirimkan ucapan sesuai tema.

Ucapan dapat disampaikan lewat media sosial. Berikut ini beberapa ucapan “happy ASEAN day” yang sesuai tema dan bisa dijadikan sebagai inspirasi.

  1. ASEAN menjadi organisasi yang mempersatukan bangsa-bangsa di Asia Tenggara. Bersatu dalam keberagaman demi perdamaian.
  2. Hidup tidak melulu tentang manusia. ASEAN di ulang tahun ke-58 berusaha menyadarkan bahwa keseimbangan antara manusia dan alam harus selalu dijaga.
  3. Demi masa depan gemilang, ciptakan ruang inklusif untuk siapa saja yang hidup dan merdeka.
  4. Kawasan terbuka dan ruang publik menjadi hak setiap warga dunia di setiap belahan dunia. Semoga di tengah gedung-gedung menjulang masih tersisa taman kota tempat berbincang dan bermain bersama teman.
  5. Abad ke-21 ini, manusia kembali sadar keterhubungannya dengan alam. Manusia membutuhkan alam; alam yang nyata, bukan yang artifisial.
  6. Manusia dengan sesama manusia dapat terhubung melalui gawai dan internet. Namun, dengan alam, hubungan itu perlu sentuhan langsung dan berada di ruang nyata. Kebijakan akses terhadap ruang publik sangat diperlukan. Semoga di usia ke-58 ini ASEAN menjamin komitmennya terhadap hal ini.
  7. Untuk membangun solidaritas antarmanusia, yang dibutuhkan adalah ruang. Ruang untuk berbincang, ruang untuk berunding, dan ruang untuk saling memahami sikap masing-masing. Maka, inklusivitas dan akses terhadap ruang yang merata sekaligus terbuka sangatlah penting. Selamat mewujudkannya di usia ke-58 ini, ASEAN!
  8. Membangun ruang adalah membangun peradaban. Tapi ini tidak melulu soal gedung dan jalan raya. Semoga semakin banyak ruang untuk tempat manusia tumbuh dengan merdeka dan berkembang dengan bijaksana.
  9. Ruang yang baik adalah ruang kolektif dan inklusif. Tidak ada perbedaan ketika banyak orang berada dalam satu ruang. Maka, ruang publik adalah jawaban untuk mengurangi kesenjangan.
  10. Dengan ruang publik dan kawasan terbuka, ekonomi dan kemanusiaan dapat beriringan. Penjual dan pembeli dapat bertemu, sementara satu sama lain dapat saling menemukan ruang sesuai kebutuhan.
  11. Membangun ruang publik yang inklusif juga diiringi dengan transportasi publik yang mudah diakses. Ini akan sangat memudahkan sekaligus memanusiakan.
  12. Peradaban tanpa kemanusiaan hanyalah melahirkan eksklusivitas yang tidak menyelesaikan apa-apa. Kesenjangan akan tetap ada dan pikiran satu sama lain hanya soal tinggi-rendah sehingga sulit bahu-membahu dan bersatu. Semoga ASEAN di ulang tahunnya yang ke-58 ini dapat mengajak penduduk Asia Tenggara mewujudkan persatuan yang sebenarnya ini.
  13. Semakin hari, tantangan global semakin nyata. Tuntutan untuk hidup tidak lagi sekadar hidup, tetapi juga harus berdampingan dengan yang lain. Ini dapat diatasi dengan ruang terbuka, ruang bersama, agar dapat mengembangkan diri sesuai minat sehingga tidak diam di tempat.
  14. Happy ASEAN day! Menjadi manusia berbudaya lewat berproses menjadi manusia seutuhnya. Manusia yang meruang, mewaktu; manusia yang bersama manusia dan alam.
  15. Kebudayaan telah membentuk manusia hari ini. Selanjutnya, manusia dapat membudayakan hal-hal baik. Dalam ruang, kebaikan-kebaikan dapat tumbuh dan mengakar. Selamat ulang tahun, ASEAN!

Pembaca dapat mengetahui informasi lebih banyak mengenai negara ASEAN dalam kumpulan artikel sejenis melalui tautan berikut ini.

Tautan artikel tentang negara ASEAN

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat