tirto.id - Timnas Yordania yang berlaga pertama kali di gelaran Piala Dunia 2026 menuai pujian setelah meninggalkan ruang ganti di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California, AS dalam keadaan bersih dan rapi. Tak hanya itu, mereka juga meninggalkan hadiah dan sepucuk surat.
Dalam sebuah unggahan di akun resmi FIFA di platform X (@FIFAcom), ditampilkan momen dari tim nasional debutan Yordania setelah pertandingan mereka di ajang Piala Dunia.
Meskipun Yordania telah tersingkir setelah hanya menjalani dua pertandingan, mereka tetap menunjukkan sikap sportif dan penuh penghargaan dengan meninggalkan ruang ganti dalam kondisi bersih dan rapi setelah laga melawan Aljazair.
Selain kebersihan ruang ganti, para pemain juga meninggalkan sejumlah hadiah kecil serta makanan tradisional khas Yordania sebagai bentuk apresiasi kepada pihak penyelenggara dan lawan yang telah menyambut mereka selama turnamen.
Timnas Yordania Tuai Pujian
Dalam video yang diunggah, terlihat suasana ruang ganti yang tertata dengan baik tanpa sampah atau kekacauan, mencerminkan disiplin dan rasa hormat dari para pemain terhadap fasilitas yang mereka gunakan.
Di atas meja ruang ganti juga terlihat beberapa bingkisan serta makanan khas Yordania yang ditinggalkan sebagai simbol keramahan budaya mereka.
“Penghormatan setinggi-tingginya. Beginilah cara tim debutan @FIFAWorldCup Yordania meninggalkan ruang ganti setelah pertandingan melawan Aljazair. Tim debutan @FIFAWorldCup Yordania meninggalkan ruang ganti setelah pertandingan melawan Aljazair,” tulis FIFA pada 23 Juni 2026.
Selain meninggalkan ruang ganti dalam kondisi baik, tim Yordania juga menyertakan sebuah surat ucapan terima kasih yang ditujukan kepada pihak penyelenggara dan semua pihak yang terlibat dalam pengalaman debut mereka di Piala Dunia.
Berikut isi surat Timnas Yordania yang ditinggalkan di ruang ganti Stadion San Francisco Bay Area:
Terima kasih telah membantu menjadikan pengalaman Piala Dunia FIFA pertama Yordania sebagai pengalaman yang benar-benar tak terlupakan.
Dedikasi, profesionalisme, dan keramahan Anda telah berkontribusi pada momen yang berkesan bagi tim dan pendukung kami.
Sebagai ungkapan apresiasi kecil, kami dengan senang hati berbagi beberapa makanan manis tradisional Yordania, cita rasa dari tradisi kami yang kaya dan keramahan kami yang terkenal.
Dengan rasa terima kasih yang tulus dan harapan terbaik kami,
Tim Yordania
Unggahan dari FIFA ini menarik perhatian netizen. Mereka melontarkan pujian pada timnas Yordania atas sikap mereka itu.
Pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 yang mempertemukan timnas Yordania dan Aljazair berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Yordania sempat mengejutkan dengan unggul lebih dulu pada menit ke-35 melalui Nizar Al Rashdan, meskipun Aljazair lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang seperti dilaporkan ESPN (23/6/2026).
Memasuki babak kedua, Aljazair meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan Yordania yang cenderung bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika Nadhir Benobuali menyamakan kedudukan lewat sundulan dari sepak pojok.
Aljazair kemudian memastikan kebangkitan mereka dengan gol kedua yang dicetak Amine Gouiri yang sempat diperiksa VAR sebelum disahkan.
Hingga akhir pertandingan, Yordania tidak mampu menyamakan kedudukan, dan Aljazair menutup laga dengan kemenangan 2-1 untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































