Menuju konten utama

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Minta Tim Siber Medsos Bisa Ofensif

"Ini akan jadi barisan terdepan memerangi dan melayani, menghadapi isu-isu di media sosial," kata Karding.

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Minta Tim Siber Medsos Bisa Ofensif
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan pers didampingi Sekjen NasDem Johnny G Plate, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, dan Sekjen PPP Arsul Sani usai melakukan pertemuan tertutup di Posko Pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Minggu (12/8/2018). ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

tirto.id - Tim kampanye nasional bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan segera memberi pelatihan kepada tim siber untuk menangkal isu-isu di media sosial sepanjang pemilu 2019.

Wakil Ketua Tim Kampanye Abdul Kadir Karding mengatakan pelatihan akan dilakukan setelah pembekalan juru bicara Jokowi-Ma'ruf dilakukan, Senin (13/8/2018). Tim siber yang disiapkan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) berada di kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Ini akan jadi barisan terdepan memerangi dan melayani, menghadapi isu-isu di media sosial," kata Karding di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf telah memulai pelatihan bagi ratusan juru bicara yang akan ditempatkan di seluruh daerah. Ratusan juru bicara itu akan bertugas mempromosikan capaian Jokowi selama menjabat Presiden sejak 2014.

Mereka juga diminta aktif melancarkan gerakan menyerang, atau ofensif, selama berkampanye. Akan tetapi, gerakan menyerang yang dimaksud bukan berarti menghalalkan segala cara dalam berkampanye.

"Pengertian ofensif tadi ada kesesuaian narasi, kemudian berkesinambungan, konsisten dalam kebijakan Pak Jokowi. Maka dalam pelatihan ini kemampuan ofensif yang didorong. Sifatnya mengisi ruang publik dengan narasi yang baik dan sesuai tradisi kita sebagai orang timur," kata Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto.

Pemilu Presiden pada 2019 mendatang akan berlangsung bersamaan dengan pemilu legislatif. Hari pemungutan suara akan jatuh pada 17 April 2019. Masa kampanye pemilu akan dimulai pada 23 September 2018 hingga 14 April 2019.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Lalu Rahadian

tirto.id - Politik
Reporter: Lalu Rahadian
Penulis: Lalu Rahadian
Editor: Maya Saputri