Menuju konten utama

Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat, Pemprov Minta Warga Waspada

Chico mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kondisi cuaca ini bersifat sementara dan meminta warga tidak panik.

Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat, Pemprov Minta Warga Waspada
Awan gelap menaungi wilayah Ibu Kota, terlihat dari kawasan Jakarta Utara, Jakarta, Selasa (12/12/2017). ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kewaspadaan menyusul suhu panas ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data BMKG, suhu udara maksimum di Jakarta tercatat mencapai 35,6 derajat Celsius di Stasiun Meteorologi Halim Perdanakusuma pada 14–15 Maret 2026.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyatakan pemerintah daerah menanggapi serius keluhan warga terkait cuaca panas yang berdampak pada ketidaknyamanan beraktivitas dan risiko kesehatan.

"Kami memahami keluhan warga yang dirasakan langsung, termasuk ketidaknyamanan beraktivitas di luar ruangan, panas yang terasa hingga sore hari, serta dampak pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan, dan penyandang kondisi kesehatan tertentu," ujar Chico dalam keterangan kepada Tirto, Rabu (18/3/2026).

Chico mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kondisi cuaca ini bersifat sementara dan meminta warga tidak panik. Meski demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap risiko kesehatan seperti dehidrasi, heat exhaustion, hingga heat stroke.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemprov DKI meminta masyarakat meningkatkan asupan air putih minimal 8–10 gelas sehari dan menghindari minuman berkafein atau beralkohol.

Warga juga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Jika harus berkegiatan di luar, warga wajib menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, pakaian berwarna terang, dan tabir surya.

Terkait perlindungan bagi masyarakat yang berisiko tinggi seperti lansia, balita, hingga penderita penyakit kronis, Chico mengimbau agar pengawasan terhadap kelompok tersebut diperketat.

"Pastikan mereka berada di tempat teduh dan sejuk sebisa mungkin," kata Chico.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah terus memantau situasi terkini agar kebijakan penanganan tetap relevan.

"Kami juga memantau perkembangan cuaca menjelang periode mendatang agar langkah antisipasi dapat disesuaikan secara cepat," tambahnya.

Saat ini, BPBD DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan telah diperintahkan memperkuat sosialisasi serta monitoring kesehatan di Puskesmas dan Posyandu.

Warga diminta segera mencari bantuan medis atau menghubungi nomor darurat 112 apabila mengalami gejala seperti pusing berat, mual, lemas ekstrem, hingga kejang. Pemprov DKI memastikan akan terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca dan memastikan langkah perlindungan bagi masyarakat.

Baca juga artikel terkait CUACA JAKARTA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher