Menuju konten utama

Sosok Sergei Ivanov Orang Dekat Putin yang Meninggal Dunia

Sergei Ivanov meninggal dunia pada usia 73 tahun. Simak profil sekutu dekat Vladimir Putin yang pernah dijagokan menjadi penerus Presiden Rusia.

Sosok Sergei Ivanov Orang Dekat Putin yang Meninggal Dunia
Kepala Staf Kepresidenan Rusia Sergei Ivanov di Balai Agung Rakyat di Beijing pada 25 Maret 2016. (Foto oleh Lintao Zhang / POOL / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kabar duka datang dari pemerintahan Rusia. Sergei Ivanov, salah satu tokoh paling berpengaruh Rusia dan sekutu lama Presiden Vladimir Putin yang juga disebut-sebut sebagai penerusnya, meninggal dunia pada usia 73 tahun.

Kabar wafatnya Sergei Ivanov diumumkan oleh VTB United League, kompetisi bola basket profesional putra di kawasan Eurasia, tempat Ivanov menjabat sebagai presiden kehormatan.

Organisasi tersebut tidak mengungkapkan penyebab kematiannya. Namun, media independen Rusia yang berbasis di pengasingan, Meduza, melaporkan bahwa Ivanov selama beberapa waktu terakhir dikabarkan menderita penyakit serius yang bersifat kronis.

Menanggapi kabar tersebut, Presiden Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa secara resmi melalui pernyataan singkat yang dipublikasikan di situs Kremlin.

"Saya memahami dengan sepenuh hati betapa pahit dan tak tergantikan kehilangan ini. Beliau adalah seorang pria yang mengabdikan diri kepada Rusia dan telah banyak berkontribusi untuk mengembangkan negara kita dan memperkuat kedaulatannya,” tulis Putin dalam Telegram tersebut.

“Pengetahuan, pengalaman, dan energinya selalu dibutuhkan di bidang pekerjaan yang kompleks dan bertanggung jawab. Dan di mana pun, di semua posisi pemerintahannya, beliau menunjukkan dirinya sebagai pemimpin yang aktif dan kompeten serta pribadi yang benar-benar dapat diandalkan dan bermartabat,” lanjutnya.

“Sergei Borisovich Ivanov dihormati oleh kolega, rekan seperjuangan, dan teman-teman—semua yang mengenalnya dan memiliki kesempatan untuk bekerja dengannya. Beginilah beliau akan tetap dikenang dalam ingatan kita," tutup Putin

Kisah Persahabatan Vladimir Putin dan Sergei Ivanov

Dikutip dari The Moscow Times (26/6/2026) dan The New Voice of Ukraine (28/6/2026), hubungan Sergei Ivanov dengan Vladimir Putin telah terjalin sejak dekade 1970-an ketika keduanya sama-sama bertugas di Direktorat Leningrad Komite Keamanan Negara Uni Soviet (KGB).

Meskipun kemudian menempuh jalur karier yang berbeda pada awal 1990-an, Putin memasuki dunia politik dengan bergabung ke pemerintahan Kota St. Petersburg, sedangkan Ivanov tetap berkarier di dunia intelijen, keduanya kembali bekerja sama ketika Putin mulai menanjak ke panggung politik nasional Rusia pada akhir dekade tersebut.

Ivanov berhasil membangun reputasi sebagai pejabat intelijen senior di Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), sebelum akhirnya dipercaya kembali bekerja bersama Putin ketika ia mulai memimpin lembaga-lembaga keamanan negara.

Saat Putin diangkat sebagai kepala Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) pada 1998, ia menunjuk Ivanov sebagai wakilnya. Setahun kemudian, setelah Putin menjadi perdana menteri, Ivanov kembali memperoleh posisi strategis sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Rusia.

Karier politik Ivanov mencapai puncaknya ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan Rusia pada periode 2001 hingga 2007, hampir sepanjang dua masa jabatan pertama Putin sebagai presiden.

Menjelang berakhirnya masa jabatan kedua Putin sebagai presiden pada 2007, berbagai media Rusia menempatkan Ivanov sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Putin dalam pemilihan presiden, bersaing dengan Dmitry Medvedev.

Keduanya bahkan sama-sama diangkat menjadi Wakil Perdana Menteri Pertama, yang memunculkan spekulasi bahwa salah satu dari mereka sedang dipersiapkan sebagai penerus Kremlin.

Namun, sejumlah sumber yang dikutip media investigasi Proekt mengungkapkan bahwa Putin tidak pernah benar-benar mempertimbangkan Ivanov sebagai penerusnya. Menurut sumber tersebut, Putin khawatir Ivanov tidak akan mengembalikan kekuasaan kepadanya setelah masa jabatan presiden selesai.

Selain itu, pandangan positif pemerintah Amerika Serikat terhadap Ivanov juga disebut menjadi salah satu faktor yang membuat Putin semakin berhati-hati. Di mata Washington, Ivanov dinilai sebagai politisi yang lebih matang dibandingkan Medvedev, sehingga dianggap berpotensi menjadi pemimpin Rusia yang lebih independen.

Ketika Dmitry Medvedev menjabat sebagai Presiden Rusia pada 2008–2012 dan Putin beralih menjadi perdana menteri, Ivanov tetap berada di lingkaran kekuasaan dengan menduduki jabatan Wakil Perdana Menteri dari 2008 hingga 2011.

Pada akhir 2011, Medvedev kembali mempercayakan Ivanov untuk memimpin Administrasi Kepresidenan Rusia sebagai Kepala Staf Presiden, sebuah jabatan yang sangat berpengaruh karena bertanggung jawab mengoordinasikan agenda presiden dan mengawasi berbagai urusan strategis di lingkungan Kremlin.

Ia menduduki posisi tersebut hingga 2016, sebelum dipindahkan oleh Putin menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Perlindungan Lingkungan Hidup, Ekologi, dan Transportasi.

Karier panjang Sergei Ivanov di pemerintahan Rusia berakhir pada Februari 2026 ketika Presiden Putin secara resmi memberhentikannya dari jabatan utusan khusus presiden. Keputusan itu diambil kurang dari sepekan setelah Ivanov berusia 73 tahun, atau sekitar tiga tahun melewati batas usia pensiun wajib bagi aparatur sipil negara di Rusia.

Baca juga artikel terkait PUTIN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra