Menuju konten utama

Sirine Pintu Air 10 Tangerang Berbunyi Hari Ini, Apa Artinya?

Simak arti sirine Pintu Air 10 Tangerang yang berbunyi hari ini dan videonya viral di media sosial. Cek makna status siaga 4-siaga 1 di pintu air.

Sirine Pintu Air 10 Tangerang Berbunyi Hari Ini, Apa Artinya?
Polisi menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga terdampak banjir di Perumahan Duta Bandara Permai, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (12/1/2026). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar video di media sosial yang merekam bunyi sirine di Bendung Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten. Apa arti sirine ini?

Sirine pintu air 10 Tangerang berbunyi karena meningkatnya ketinggian muka air sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu dan Kota Tangerang.

"Iya benar dibunyikan karena di bawah itu sudah siaga satu," kata Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni dihubungi, Jumat (23/1/2026), dikutip Antaranews.

Taufik mengatakan untuk Sungai Cisadane saat ini masih berstatus siaga 3. Petugas juga sudah disiagakan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan kenaikan debit air.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menambahkan pembunyian sirene dilakukan sebagai langkah peringatan dini kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di bantaran Sungai Cisadane, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.

“Sirene dibunyikan karena ketinggian air di Sungai Cisadane sudah tinggi. Petugas kami siagakan untuk pemantauan dan antisipasi di wilayah rawan,” ujar Mahdiar.

Mahdiar mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi, BPBD mencatat sejumlah titik banjir dan genangan di beberapa kecamatan seperti Cibodas, Periuk, Jatiuwung, Karang Tengah, dan Benda. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

"BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat atau banjir di lingkungan masing-masing," katanya.

Arti Siaga 1,2, dan 3 di Pintu Air

Mengutip laman Jakarta Smart City, setiap pintu air memiliki status siaga yang terdiri dari Siaga 4-Siaga 1 untuk menyesuaikan kondisi normal, waspada, dan darurat.

Arti Siaga 4

Kondisi normal dan belum ada peningkatan debit air secara signifikan. Dinas Sumber Daya Air yang bertanggung jawab memberi arahan kepada petugas untuk membuka atau menutup pintu air.

Arti Siaga 3

Pertanda kondisi waspada. Meskipun genangan air belum membahayakan, masyarakat mulai harus berhati-hati dan berjaga-jaga bila terjadi banjir. Tanggung jawab membuka/menutup pintu air pada kondisi ini adalah Kepala Suku DSDA.

Arti Siaga 2

Dalam kondisi ini, wilayah genangan air mulai meluas. Arahan untuk membuka atau menutup pintu air pada level ini diberikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Banjir.

Arti Siaga 1

Artinya kondisi awas. Status ini ditetapkan bila dalam enam jam, genangan air tak kunjung surut dan bersifat membahayakan. Pada kondisi ini, yang bertanggung jawab untuk memberi arahan terkait pintu air adalah Kepala DSDA.

Baca juga artikel terkait TANGERANG atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra