tirto.id - Peringatan: Artikel ini memuat informasi terkait bunuh diri. Informasi dalam artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda, teman, kerabat, atau keluarga memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, atau dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Seorang dokter berinisial SZM berusia 25 tahun dilaporkan meninggal dunia usai diduga lompat dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.13 WIB.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan bahwa penyebab peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan. Namun, terdapat informasi bahwa korban kerap merasa ketakutan.
"Ya, kalau penyebab saat ini sedang dalam lidik, namun kami dapat informasi menurut keterangan sekitar sana bahwa mereka suka ada rasa ketakutan," kata Mansur dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Mansur menjelaskan bahwa korban tinggal di Apartemen tersebut bersama ibunya. Sebelum kejadian, kata Mansur, ibu korban sempat mengajaknya untuk pergi ke mal, namun korban menolak dan memilih diam di unitnya.
Mansur menyebut korban melompat dalam keadaan sendirian atau saat ibunya tengah berada di mal. Katanya, tak ada indikasi korban didorong.
"Jadi info dari sekuriti, dari sekuriti itu dengar ada semacam benda jatuh. Suaranya, ketahuan kan dari ketinggian 18 mungkin ininya keras sekali kan. Ditengoklah ke samping ternyata betul ada salah seorang yang geletak," tutur Mansur.
Lebih lanjut, Mansur mengatakan bahwa korban telah dibawah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































