Menuju konten utama

Sejumlah Wilayah Jabodetabek Mati Listrik, Ini Penjelasan PLN

Sejumlah wilayah Jabodetabek masih mengalami pemadaman listrik bergilir. PLN ungkap kendala teknis pembangkit jadi penyebab pemadaman.

Sejumlah Wilayah Jabodetabek Mati Listrik, Ini Penjelasan PLN
ilustrasi listrik padam. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) masih mengalami mati listrik bergilir hingga hari ini, Jumat (19/6/2026). Sejumlah warga menyatakan pemadaman listrik dalam durasi waktu beberapa jam itu, terjadi dadakan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Nur Laili (28), warga Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, mengaku mengalami mati listrik di rumahnya kemarin, Kamis (18/6/2026), sore. Menurutnya, tiba-tiba listrik padam sekitar pukul 16.00 WIB tanpa adanya pemberitahuan.

"Sore sekitar jam 4-an habis ashar matinya. Kirain karena listrik rumah turun, tapi tetangga juga mati listriknya," kata Laili kepada wartawan Tirto, Jumat.

Menurut Laili, listrik padam di daerahnya hingga sekitar jam 18.30 WIB atau sekitar 2,5 jam.

Pemadaman tanpa pemberitahuan ini disebut cukup merepotkan karena terjadi di waktu-waktu padat aktivitas.

"Apalagi, sore itu kan waktunya untuk mandi dan masak siapin makanan malam. Jadi harus menunggu nyala dulu, kasian yang punya anak kecil repot," sambungnya.

Kejadian serupa juga dialami Ridwan (30), warga desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Kemarin, tiba-tiba listrik padam di daerahnya sekitar jam 14.00 WIB siang.

Ia yang tengah bekerja menggunakan komputer di rumahnya, terpaksa harus menunda pekerjaan karena pemadaman mendadak ini.

"Nggak ada pengumuman tiba-tiba mati aja itu lagi kerja. Ya jadinya harus nungguin dulu buat lanjut kerja," ucap dia kepada wartawan Tirto, Jumat.

Ridwan menyatakan bahwa listrik mati sekitar tiga jam di daerahnya. Namun, menurutnya, tidak semua listrik di Kecamatan Parung padam.

Beberapa desa tetangga masih menyala, ketika listrik padam di rumahnya. Hal ini diketahui Ridwan saat menelepon kerabatnya yang tinggal di desa lain di kecamatan Parung.

"Anehnya emang nggak merata, jadi cuma beberapa desa atau kecamatan. Nggak tau juga ini karena apa, ada kerusakan atau gimana dari PLN," terang Ridwan.

Menurut informasi yang dihimpun Tirto, sejumlah daerah di Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik hari ini, Jumat. Di antaranya: Pati, Jawa Tengah; Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat; Bogor; Tangerang; Tangerang Selatan; Banjarnegara, Jawa Tengah; dan Gading Serpong.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Pulau Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik.

Namun demikian, kata dia, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan.

"Sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," kata Gregorius dalam keterangannya, Jumat.

Ia menyatakan bahwa PLN terus berkerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain.

PLN juga melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," ujar Gregorius.

Baca juga artikel terkait PT PLN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah