tirto.id - Video hoaks deepfake Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa menawarkan bantuan modal usaha hingga mencapai puluhan juta kerap berseliweran di media sosial. Salah satunya video yang beredar di media sosial TikTok mengklaim Menteri Keuangan RI tawarkan bantuan modal usaha sebesar Rp85 juta dengan cara mendaftar langsung, dengan menghubungi Purbaya.
Video tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @purb4ya_ _ (arsip) dengan keterangan nama akun “Menteri Keuangan RI.” Dalam video berdurasi 10 detik tersebut terlihat Purbaya dan beberapa orang di belakangnya tengah berjalan.
“Bagi yang melihat video ini, berarti Anda berkesempatan mendapatkan modal usaha dari saya sebesar 85 juta rupiah. Segera hubungi saya sekarang untuk daftarkan data diri Anda,” begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada video tersebut.
Namun, Tirto menemukan beberapa kejanggalan di mana video yang ditayangkan terlihat tidak proporsional dan gerak bibir yang tidak sesuai. Selain itu, dua orang di belakang Purbaya terlihat memiliki ekspresi wajah yang datar dan pucat.
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (20/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2985 likes, 1752 komentar, dan 50,9 ribu kali ditonton. Kolom komentar terbagi dua, sebagian memercayai informasi tersebut dan yang lainnya mempertanyakan kebenarannya.
Unggahan serupa juga disebarkan oleh akun TikTok berikut ini (arsip). Unggahan tersebut berada bawah akun bernama @update.terkini.mekeu. Pada unggahan tersebut terlihat Purbaya yang mengenakan batik sedang berbicara di depan awak media didampingi sejumlah staff.
Dalam unggahan tersebut Purbaya mengatakan, "Terimakasih semua, ini kemenangan kita bersama. Apa langkah berikutnya? Kita akan maju terus untuk rakyat. Segera hubungi saya untuk daftarkan data diri Anda, untuk mendapatkan dana bantuan modal usaha!"
Video yang tampak tidak proporsional, terutama pada gerak bibir yang tidak sesuai itu, diunggah pada Minggu (17/05/2026). Unggahan tersebut hingga Senin (18/05/2026) telah mendapat 186 tanda suka dan 70 komentar.
Lantas, benarkah Purbaya menawarkan bantuan modal usaha, bahkan hingga mencapai Rp85 juta?

Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 157 pengikut dan menuliskan keterangan pada bio akun: “AKUN PRIBADI PURBAYA YUDHI SADEWA DIKELOLA OLEH STAF PRIBADI.”
Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukanlah akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan Purbaya. Akun resmi TikTok Purbaya memiliki 473,1 ribu pengikut dengan centang biru, dan akun Instagram Purbaya bernama @menkeuri.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio yang digunakan dalam video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Bantuan 85 juta dari Purbaya”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Instagram @ppid.kemenkeu dan laman PPID Kemenkeu. Kedua laman tersebut menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya menawarkan bantuan dana modal usaha sebesar Rp85 juta adalah video hoaks deepfake.
Senada dengan hal itu, laman Instagram Kemenkeu PRIME, juga mengunggah klarifikasi tentang video lainnya yang beredar di TikTok. Laman PPID Kemenkeu menegaskan bahwa video yang beredar mengenai Menkeu Purbaya yang mengajak masyarakat segera menghubunginya untuk mendaftarkan data diri agar mendapatkan bantuan modal usaha, merupakan video hoaks deep fake.
Purbaya tidak pernah memberikan bantuan berbentuk uang langsung kepada masyarakat dengan cara menghubunginya, misalnya dengan menghubungi nomor Whatsapp atau memasukkan data diri pada link tertentu. Akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan Purbaya biasanya meminta pengguna menghubungi melalui Messenger atau membayar sejumlah biaya sebagai syarat, yang merupakan indikasi phishing atau penipuan.
Adapun bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) umumnya dilakukan melalui program pembiayaan UMKM (Ultra Mikro/UMi), hibah, atau beasiswa LPDP. Cara utamanya adalah mengajukan melalui lembaga penyalur resmi (seperti Pegadaian atau PNM untuk UMi), mendaftar via portal resmi Kemenkeu, atau melalui dinas terkait, dengan syarat utama WNI, memiliki NIK/KTP, dan memiliki usaha/izin yang sah.
Melansir laman resmi Kementerian Keuangan RI, adapun bantuan yang diberikan Kemenkeu yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menuju kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya menawarkan bantuan modal usaha, hingga mencapai Rp85 juta bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemenkeu menyatakan bahwa video yang beredar terkait pernyataan Purbaya yang mengajak masyarakat agar mendaftarkan data diri untuk mendapatkan bantuan modal usaha dengan jumlah mencapai puluhan juta, salah satunya Rp85 juta adalah video hoaks deepfake.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id






























