Indeks Tionghoa

Warga Cina Benteng Menyambut Imlek Dengan Kesederhanaan
Kebanyakan orang menyetempel stereotipe pada orang Cina sebagai orang kaya. Di Cina Benteng, sulit ditemui orang Tionghoa yang secara stereotipikal berkecukupan. Orang-orang Cina Benteng hidup sederhana di bantaran Sungai Cisadane, Tangerang.

Baju Koko Pun Dipengaruhi Kebudayaan Tionghoa
Banyak produk kebudayaan di Indonesia dipengaruhi kebudayaan Tionghoa. Sebutlah baju koko, kecap, mie, mihun, bakso, pempek, bahkan (bagian) bahasa kolokial kita.
Di Cina, Imlek tak Seperti di Jakarta
Kota-kota besar Cina terlihat sangat lengang pada hari Imlek. Toko-toko tutup. Mencari taksi sesulit mencari jerami dalam tumpukan jarum.

Perayaan Imlek Orang-Orang Cina Benteng
Di Cina Benteng, sulit ditemui orang Tionghoa yang secara stereotipikal berkecukupan. Orang-orang Cina Benteng hidup sederhana, termasuk di hari Imlek.
Ingat Imlek, Ingat Gus Dur
Perayaan Imlek di Indonesia mengingatkan pada sosok Abdurrahman Wahid. Presiden Keempat RI ini yang membuka ruang sehingga Imlek bisa dirayakan oleh warga etnis Tionghoa.
Petak Sembilan Bersolek Jelang Imlek
Kawasan Petak Sembilan di Glodok, Jakarta Barat bersolek menjelang Imlek
Kirab Grebeg Sudiro
Kirab Budaya Grebeg Sudiro untuk menyambut Tahun Baru Imlek di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.
Teknologi Dorong Kapitalisme Ubah Masyarakat
Teknologi berupa mesin percetakan yang mendorong terciptanya koran dan novel yang merupakan produk unggulan kapitalisme yang juga turut membawa perubahan pada masyarakat.

Cerita Lama dari Para Kuli Tionghoa
Kuli-kuli asal Tiongkok yang datang setelah munculnya proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia, adalah sebuah pengulangan sejarah. Pada masa lalu, para kuli Tionghoa didatangkan oleh penguasa lokal, pengusaha, hingga VOC dan pemerintah Hindia Belanda.
Orang-Orang Tionghoa di Singkawang
Sejarah Singkawang tak lepas dari Kesultanan Sambas, penambang Tionghoa dan emas. Setelah orang-orang Tionghoa ditekan pemerintah Belanda dan emas menurun, Singkawang berkembang.
Trauma Kolektif Tionghoa dan Kebencian Etnis
Pada 2014, Indonesia tercatat sebagai negara dengan etnis Tionghoa terbanyak di dunia. Ada lebih dari 8,36 juta etnis Tionghoa di sini, namun mereka kerapkali menjadi sasaran kebencian dan kambing hitam.
Rasisme terhadap Etnis Tionghoa Dari Masa ke Masa
Rasisme kerap terjadi ketika hal-hal yang menyebabkan kecemburuan, gesekan, dan konflik dalam masyarakat dianggap berasal dari sesuatu yang justru tak ada hubungannya: identitas rasial.

Diaspora Tionghoa dan Penanaman Modal Asing di Cina
Pada beberapa negara, persentase jumlah etnis Tionghoa berbanding lurus dengan jumlah penanaman modal asing negara-negara itu di Cina.
"BPN Itu Stafnya Sultan atau Kementerian?"
Setelah lahirnya Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta pada tahun 2012, muncul gejolak di bidang pertanahan. Sejumlah warga di Yogyakarta resah karena khawatir kehilangan tanahnya. Sebab, pasca UU Keistimewaan, dilakukan reinvetarisasi tanah milik Keraton Yogyakarta.
Hikayat Siput Melawan Sultan
Seorang warga keturunan Tionghoa di Yogyakarta menyomasi Sri Sultan Hamengkubuwono X terkait larangan warga keturunan memiliki tanah dengan sertifikat hak milik, setelah gugatan ke MA dan PTUN kandas.
Mengapa Nonpribumi Tak Boleh Punya Tanah di Yogya?
Alasan bahwa seluruh tanah di Yogyakarta milik keraton dan ketakutan tanah bakal dikuasai WNI nonpribumi yang secara ekonomi lebih kuat, menjadi dasar keluarnya instruksi wagub tahun 1975. Siapa orang terkaya di Yogyakarta?
Susahnya Tionghoa Punya Tanah di Yogya
Warga keturunan Tionghoa di DI Yogyakarta tidak bakal bisa memiliki tanah dengan status sertifikat hak milik sesuai surat instruksi wakil gubernur. Aturan BPN DIY bertentangan dengan BPN Pusat.
Sejarah Kebencian Terhadap Etnis Tionghoa
Kebencian rasialis dan penindasan terhadap kelompok minoritas Tionghoa di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan. Kelompok Tionghoa kerapkali distigma pelit, kaya dengan cara culas, dan menindas pribumi. Padahal masyarakat Tionghoa sudah turun temurun hidup di Indonesia selama ratusan tahun.

Tionghoa Melawan Belanda, Penggalan Sejarah yang Terlupakan
Tak banyak dari kita yang tahu ada Tionghoa yang melawan Belanda pernah terjadi perlawanan orang-orang Tionghoa terhadap VOC
Masuk tirto.id









