Indeks Tarif Trump

Pemerintah Pertanyakan Tarif 15-20% AS ke Negara yang Belum Nego
Tarif 15-20 persen ini disebut tak adil jika masuk dalam kategori tarif resiprokal. Sebab, beberapa negara telah bernegosiasi untuk dapat tarif serupa.

Airlangga Sebut 17 Kilang Akan Dibangun di RI, Olah Minyak AS
17 kilang minyak ini akan dibangun dengan skema engineering, procurement, and construction (EPC) dari Amerika Serikat.

Sri Mulyani Sebut Tarif Impor 0% untuk AS Bisa Bikin BBM Murah
Meski berpotensi menguntungkan, pemerintah akan tetap mencermati risiko rambatan yang mungkin ditimbulkan dari kebijakan tarif perdagangan ini.

AS Minta Bebas TKDN, Kemenperin Pastikan Investasi Apple Lanjut
Kemenperin akan rilis aturan baru TKDN dan tanggapi permintaan AS dalam negosiasi.

Trump Tetapkan Tarif Resiprokal 15% untuk Uni Eropa
Eropa menanamkan modal hingga 600 miliar dolar AS dan mengerek signifikan impor produk energi dan produk militer AS.

Pigai Pastikan Transfer Data ke AS Tak Langgar Prinsip HAM
Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan transfer data pribadi WNI ke AS tak melanggar HAM karena sesuai UU PDP dan dilakukan secara terukur.

Waswas Banjir Barang AS Imbas Tarif Impor Nol Persen
Pemerintah dinilai perlu memperkuat perlindungan pasar domestik di tengah potensi derasnya barang impor asal AS.

Impor Pertanian dari AS Difokuskan pada Gandum dan Kedelai
Keputusan impor ini tetap akan mempertimbangkan perlindungan terhadap petani dalam negeri.

Anggota DPR RI: Data Pribadi Bukan Komoditas Dagang
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mengingatkan pemerintah Indonesia agar berhati-hati dalam urusan transfer data ke AS.

Danantara-SWF AS Kerja Sama Investasi Hilirisasi Mineral Kritis
Danantara dan SWF masih terus melakukan pembicaraan lebih lanjut untuk menjajaki kerja sama ini.

Respons Airlangga soal Jepang Dapat Tarif Lebih Rendah dari RI
Pemerintah AS mengenakan tarif resiprokal 15 persen untuk barang-barang dari Jepang, atau lebih rendah dibandingkan Indonesia yang mendapat 19 persen.

Daftar Produk AS yang Bebas TKDN Masuk ke Indonesia
Diketahui pembebasan ketentuan TKDN yang diberikan pemerintah kepada Amerika Serikat (AS) tidak untuk seluruh sektor.

Dua Mata Pisau Klausul Transfer Data Pribadi Indonesia-AS
Kesepakatan RI-AS soal transfer data pribadi menuai polemik. Dikhawatirkan mengancam kedaulatan serta hak digital warga.

RI Bebaskan Tarif Impor AS, demi Investasi Jumbo Exxon dkk
Tarif 0 persen ini diberikan karena AS dianggap telah menanamkan modalnya cukup besar di Indonesia.

Airlangga Tegaskan Data WNI Sudah di AS via Google hingga Visa
Airlangga memastikan bahwa data masyarakat akan tetap aman kendati Amerika Serikat belum memiliki aturan terkait Perlindungan Data Pribadi (PDP).

Airlangga Beberkan Produk RI yang Bisa Dapat Tarif 0% dari AS
Airlangga sebut AS juga melihat perkembangan perjanjian IEU-CEPA, di mana Uni Eropa memberikan tarif 0 persen untuk ekspor CPO dari Indonesia.

Pakar Keamanan Siber Ingatkan Potensi Bahaya Transfer Data ke AS
CISSReC soroti pentingnya memastikan bahwa data pribadi warga negara Indonesia tidak hanya menjadi komoditas mentah yang dimanfaatkan pihak asing.

Prabowo: Tak Ada Alasan untuk PHK Pekerja-pekerja Kita
Presiden Prabowo Subianto, mengaku memiliki tanggung jawab agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di dalam negeri.

Potensi Indonesia Digugat Investor Jika Bebaskan TKDN AS
Pemerintah dinilai perlu menyusun kebijakan khusus bagi investor yang sudah mematuhi aturan TKDN, untuk hindari protes dari negara lain.

Komdigi Sebut Transfer Data Pribadi ke AS Berlandasan Hukum
Komdigi menegaskan transfer data pribadi rakyat Indonesia ke Amerika Serikat (AS), tidak dilakukan secara bebas.
Masuk tirto.id








