Indeks Sejarah Indonesia
Pendidikan Tanpa Sekolah ala Agus Salim
Agus Salim menganggap pendidikan kolonial adalah “jalan berlumpur” sehingga ia tidak mau anak-anaknya tercebur di dalamnya.

Hari Buruh di Zaman Belanda
Tiap tahun, Hari Buruh 1 Mei biasanya dirayakan dengan pawai kaum buruh dan simpatisannya. Pada 1923, Hari Buruh bahkan diramaikan juga dengan pemogokan.

Buronan Negara Penyelamat Negeri
Sutan Mohammad Rasjid pernah turut menyelamatkan kedaulatan RI, tetapi lantas jadi buronan negara lantaran pilihannya yang dianggap salah oleh pemerintah.

Puisi dan Perjuangan Tante Jet untuk Indonesia
Selain melalui sajaknya, dukungan Henritte Rolland Holst alias Tante Jet bagi pergerakan nasional Indonesia juga dirasakan secara nyata di mata orang-orang Perhimpunan Indonesia macam Hatta, dkk.

Memahami Geografi dan Kekuasaan Sunda
Sejak kapan Sunda muncul di Nusantara? Mengapa nama Latin untuk harimau jawa dan badak Jawa disebut Sunda?

Hikayat Bercerainya Dua Badan Usaha: Pos dan Telkom
Orang-orang Belanda mengajarkan orang Indonesia surat-menyurat lewat pos sejak berdirinya kantor pos pertama di Jakarta.
RMS yang Mencoba Bertahan di Negeri Belanda
Setelah dihancurkan di Ambon, RMS sempat bergerilya di Seram. Namun, perjuangan RMS paling lama berlangsung justru di Belanda.
Soumokil: Antara Federalis dan Separatis
Soumokil, tokoh RMS paling terkenal, adalah kisah tragedi. Ia mewakili sebuah generasi yang terjepit karena situasi pasca-kolonial.

Junus Jahja, Tionghoa-Nasionalis Petinggi MUI
Haji Junus Jahja alias Lauw Tjhwan Thio adalah mualaf peranakan Cina yang sangat nasionalis. Ia pernah menjadi petinggi MUI dan anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Mengenal Abdulmadjid, Putra Tiri Kartini yang Kiri
Di masa pendudukan Jerman (1940-1945) Abdulmajid ikut serta dalam gerakan pembebasan. Dia sempat menjadi menteri di masa revolusi, juga Walikota semarang pada 1950an.

Belajar Berdamai dengan Sejarah Kelam
Bagi banyak orang Indonesia, pihak Belanda itu jahat dan pihak Indonesia itu benar, saat masa revolusi. Sebaliknya, pembunuhan orang-orang sipil Belanda atau tawanan Jepang dan Inggris, tanpa proses pengadilan seakan ditutupi.

Mengakhiri Perusakan Artefak Kuno
Artefak-artefak kuno masih banyak berceceran di lingkungan masyarakat. Sebagian harus dikorbankan karena pembangunan hingga rusak atau hilang bahkan dicuri oleh tangan jahil. Arkeologi publik jadi salah satu jawabannya.

Berpulangnya Ulama Penggagas Islam Nusantara
K.H. Wahid Hasyim adalah ulama besar NU sekaligus salah satu tokoh pendiri bangsa. Sang kiai wafat 54 tahun silam dalam usia 38 tahun setelah mengalami musibah kecelakaan.
Ali Sastroamidjojo, Pencetus Konferensi Asia-Afrika 1955
Kerjasama politik Indonesia dengan negara Asia dan Afrika, bagi Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo, mampu memperkuat usaha tercapainya perdamaian dunia di tengah situasi Perang Dingin.

Rob Aernout, Opsir Belanda yang Tewas Saat Mengusut Korupsi
Novel Baswedan dicelakai dengan air keras. Semasa Agresi Militer, Rob Aernout terbunuh saat menyelidiki kasus penyelundupan oleh tentara Belanda.

Kerusuhan dan Karya Besar yang Lahir Karena Tambora
Sebuah tahun tanpa musim panas yang memicu kerusuhan dan melahirkan karya besar.
Ketika Guru Bumiputra Membikin Perusahaan Asuransi
Seorang guru bahasa Jawa, Dwodjosewojo, mendirikan perusahaan asuransi, yang kelak dikenal sebagai Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 untuk memperbaiki kesejahteraan guru.
Pardjo, Ajudan Jenderal yang Dua Kali Jadi Menteri
Ia biasa dipanggil Pardjo, pengawal setia Jenderal Soedirman semasa gerilya. Kelak, ia menjadi menteri ketika orde telah berganti. Nama lengkapnya Soepardjo Rustam.

Permusuhan Raja Jawa dengan Anaknya Sendiri
Pakubuwana XIII digugat oleh putranya sendiri. Ini bukan cerita baru, namun kerap terjadi dalam sejarah Jawa.

Legenda Lagu Anak Sunda Mengkritik Kekuasaan
Lagu "Ayang-yang Gung" kadang masih dimainkan. Lagu ini punya kisah yang menarik dan kompleks.
Masuk tirto.id








