Indeks Sejarah

Kisah Muslim yang Menyelamatkan Yahudi dari Holocaust
Ada banyak muslim yang berkontribusi pada Perang Dunia Kedua. Banyak di antara mereka menjadi penyelamat nyawa orang-orang Yahudi dalam tragedi Holocaust.

Sejarah Batalyon 3 Mei
Jelang perginya Belanda, serdadu-serdadu KNIL Minahasa memberontak bersama laskar rakyat di Manado. Mereka berhasil membentuk sebuah batalyon yang akhirnya dikirim menumpas RMS di Ambon.

Kampus-Kampus Merah, Kampus Kader Komunis
PKI tampil sebagai partai besar yang mendirikan beberapa kampus. Tentu saja, banyak di antaranya yang menghilang tanpa jejak.
Pendidikan Tanpa Sekolah ala Agus Salim
Agus Salim menganggap pendidikan kolonial adalah “jalan berlumpur” sehingga ia tidak mau anak-anaknya tercebur di dalamnya.

Hari Buruh di Zaman Belanda
Tiap tahun, Hari Buruh 1 Mei biasanya dirayakan dengan pawai kaum buruh dan simpatisannya. Pada 1923, Hari Buruh bahkan diramaikan juga dengan pemogokan.

Buronan Negara Penyelamat Negeri
Sutan Mohammad Rasjid pernah turut menyelamatkan kedaulatan RI, tetapi lantas jadi buronan negara lantaran pilihannya yang dianggap salah oleh pemerintah.

Karangan Bunga dari Masa ke Masa
Karangan bunga seperti banyak terpajang di Balai Kota untuk Ahok bukanlah hal baru. Di banyak budaya dan tempat, ia punya makna dan tujuan yang berbeda-beda.

Puisi dan Perjuangan Tante Jet untuk Indonesia
Selain melalui sajaknya, dukungan Henritte Rolland Holst alias Tante Jet bagi pergerakan nasional Indonesia juga dirasakan secara nyata di mata orang-orang Perhimpunan Indonesia macam Hatta, dkk.

"Kuda Troya" Sekutu pada Perang Dunia Kedua
Tipu muslihat dalam perang sering jadi penentu dalam berbagai pertempuran. Termasuk saat tentara Sekutu menyerbu Pulau Sicilia pada Perang Dunia Kedua dengan menggunakan mayat.

Clara Petacci, Kekasih Gelap Mussolini yang Setia
Jika Adolf Hitler punya Eva Braun yang setia mati bersama kekasihnya yang diktator, maka Benito Mussolini di Italia punya Claretta Petacci.
Parade Angkot Jakarta Tempo Dulu
Batavia, sebagai pusat pemerintahan kolonial Belanda, berkembang lebih pesat dalam soal transportasi umum. Pernah dilintasi bermacam angkutan. Dari andong, trem kuda, trem uap, trem listrik, sampai oplet.

Hikayat Bercerainya Dua Badan Usaha: Pos dan Telkom
Orang-orang Belanda mengajarkan orang Indonesia surat-menyurat lewat pos sejak berdirinya kantor pos pertama di Jakarta.

Jejak Agama Tertua: Zoroastrianisme
Selain Yahudi, Islam, dan Kristen yang populer hari ini, rupanya ada agama samawi yang lebih tua dan eksis hingga kini. Ia bernama Zoroastrianisme.

Red Baron, Pilot yang Dimakamkan Secara Hormat oleh Musuh
Kisah Manfred von Richthofen si Red Baron termasuk kisah pilot yang paling dikenang. Dia pernah menjadi momok Inggris, dkk dalam Perang Dunia I.

Junus Jahja, Tionghoa-Nasionalis Petinggi MUI
Haji Junus Jahja alias Lauw Tjhwan Thio adalah mualaf peranakan Cina yang sangat nasionalis. Ia pernah menjadi petinggi MUI dan anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Mengenal Abdulmadjid, Putra Tiri Kartini yang Kiri
Di masa pendudukan Jerman (1940-1945) Abdulmajid ikut serta dalam gerakan pembebasan. Dia sempat menjadi menteri di masa revolusi, juga Walikota semarang pada 1950an.

Belajar Berdamai dengan Sejarah Kelam
Bagi banyak orang Indonesia, pihak Belanda itu jahat dan pihak Indonesia itu benar, saat masa revolusi. Sebaliknya, pembunuhan orang-orang sipil Belanda atau tawanan Jepang dan Inggris, tanpa proses pengadilan seakan ditutupi.
Keputusan Menikah Muda Para Pendiri Bangsa
Hatta baru memutuskan menikah di usia 43 tahun. Namun, kebanyakan tokoh pergerakan dan pendiri negara lainnya memutuskan menikah sebelum menginjak usia 25 tahun, termasuk Sukarno yang menikah sejak berumur 20 tahun.

Kerusuhan dan Karya Besar yang Lahir Karena Tambora
Sebuah tahun tanpa musim panas yang memicu kerusuhan dan melahirkan karya besar.

Polisi Korup Hindia Belanda
Kabar praktik suap dan korupsi di tubuh Kepolisian sebetulnya bukan hal mengagetkan. Bahkan perilaku ini sudah merebak di era kolonial pada awal abad 20.
Masuk tirto.id







