Indeks Sejarah

Kisah "Raja Maluka" Alexander Hare dan Para Haremnya
Alexander Hare yang mendapat mandat dari Raffles sempat menjadi raja sebentar di sebuah wilayah bernama Maluka, Kalimantan.

Buyung Saleh dan Hidayah di Pulau Buru
Meskipun dicap ateis karena ia Marxis, Buyung Saleh percaya ada kekuatan yang lebih tinggi dan besar di dunia ini. Setelah dibuang ke Pulau Buru, dia menjadi orang Islam yang saleh, seperti namanya.

Sukarnya Mencari al-Khwarizmi Baru
Muhammad al-Khwarizmi adalah salah satu ilmuwan terpenting dalam sejarah matematika. Ia didapuk sebagai salah satu bapak aljabar. Selama banyak umat muslim yang paranoid terhadap ilmu pengetahuan, akan susah mencari Khwarizmi baru.

Kisah Klasik Catatan Perjalanan Bujangga Manik
Kesusastraan klasik kaya dengan bentuk cerita-cerita perjalanan. Salah satu yang termasyhur adalah catatan perjalanan Bujangga Manik.

Asal-Usul Kampung Melayu di Batavia
Dulu, VOC dan kapitan terkenalnya Wan Abdul Bagus memprioritaskan kampung ini hanya untuk orang-orang Melayu saja.

Saat Kennedy Ingin Amerika Serikat Mendarat di Bulan
Setelah kegagalan invasi Teluk Babi membuat malu Amerika, sebulan setelahnya Presiden Kennedy berpidato di Kongres Amerika, menyampaikan mimpi untuk mendaratkan astronomnya di bulan.

Syekh Yusuf: Pahlawan Kita yang Dibanggakan Nelson Mandela
Pahlawan Nasional Syekh Yusuf dari Gowa tak hanya dihormati masyarakat di daerah asalnya. Tokoh Afrika Selatan, Nelson Mandela, juga tak kalah menghormatinya.

Pelarangan Buku dan Kematian Para Pemikir
Menurut pemerintah Uni Emirat Arab, Animal Farm karya George Orwell bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Timor Leste pada Masa Kolonial
Pepatah "Lepas dari mulut harimau, masuk mulut buaya" ialah perumpamaan yang tepat tentang nasib rakyat Timor Leste. Portugal angkat kaki setelah berkuasa selama ratusan tahun, tetapi Tentara Nasional Indonesia sudah menunggu gilirannya sambil menodongkan senjata.

Dulu Guru Dipanggil Ndoro, kini Bapak-Ibu Saja
Setiap sekolah punya istilah untuk memanggil gurunya. Bapak-Ibu adalah umum dipakai di Indonesia sekarang. Sebagai sosok yang dihormati, guru pernah dipanggil ndoro di masa kolonial.

Orang-Orang Indo dalam Pergerakan Nasional
Orang-orang Indo, mereka yang punya garis darah dari (orang) Eropa, juga punya peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.

Memimpin Perjuangan Rakyat Sulawesi dari Balik Jeruji
Selain Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan punya sosok pahlawan besar lain yang tak kalah berjasa: Andi Sultan Daeng Radja.
Zoroastrianisme Setelah Invasi Arab
Dinasti Sasaniyah di Persia adalah kekaisaran terakhir dari Persia yang telah menganut agama Zoroastrianisme lebih dari seribu tahun.
Pesan Mendalam Sukarno dan Kisah Para Istrinya
Punya istri banyak sudah jadi pilihan Sukarno. Namun, di balik pengalamannya itu, Sukarno punya kesan dan pesan mendalam soal wanita. Istri bagi Sukarno bisa memaafkan dan melupakan segala kesalahan seorang suami, tetapi istri tidak akan pernah melupakan sebuah perselingkuhan suaminya.
Israel Diperangi Negara-Negara Arab dan Menang
Baru sehari berdiri, Israel harus dikeroyok negara-negara Arab. Setelah berbulan-bulan bertempur, Israel tampil sebagai Pemenang dari Perang Arab-Israel.

Saat Mussolini Memerintahkan Perempuan Kembali ke Dapur
Mussolini menyerukan agar Italia meningkatkan jumlah penduduk dari 40 juta ke 60 juta jiwa. Masing-masing perempuan minimal harus punya anak satu.

Hari Paling Membosankan dalam Sejarah
Hari-hari sangat unik ketika media mengatakan kepada pembaca/pendengarnya: tak ada peristiwa penting hari ini.

Ilmuwan Buta dari Ambon yang Mengalahkan Nasib Buruk
“Lupakan tragedi yang menimpamu. Kita semua nahas sejak awal dan kau memang harus terluka habis-habisan agar dapat menulis secara serius. Saat kau terluka, gunakanlah—jangan curang. Setialah kepadanya seperti seorang ilmuwan—tetapi jangan anggap penderitaan itu istimewa hanya karena ia terjadi kepadamu atau orang-orang terdekatmu (Ernest Hemingway, dalam sebuah surat untuk F. Scott Fitzgerald).

Cerita Kehancuran Industri Mobil Amerika dan Inggris
Jurnalis otomotif James May pernah berujar: “To win at cars, first you must lose at war.”

Ketika Rakyat dan Raja Bali Bertempur Sampai Mati
I Gusti Ngurah Made Agung adalah pemimpin Kerajaan Badung-Bali yang turun langsung berperang melawan Belanda demi martabat rakyat Pulau Dewata. Presiden Jokowi pun menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional.
Masuk tirto.id







