Indeks Review Film

Once Upon a Time in Hollywood: Pertanda Tarantino Makin Tua?
Once Upon a Time in Hollywood lebih mirip Jackie Brown ketimbang film-film Tarantino lainnya.

Angel Has Fallen: "Mimpi Basah" Gerard Butler yang Kering
Sebagai penutup, Angel Has Fallen ingin menonjolkan isu traumatis dan post-traumatic disorder (PTSD) yang dialami para veteran militer.

Weathering with You: Ngos-Ngosan Ikuti Kedigdayaan 'Your Name'
Bangunan cerita yang serupa menunjukkan hasrat Makoto Shinkai untuk mengulangi kesuksesan ‘Your Name’, meski hasilnya terlihat ngos-ngosan.

Bumi Manusia, Cukup Bersetia dengan Novel tapi Kedodoran
Bumi Manusia sekadar mengulangi masalah dalam banyak film Indonesia: megah dan tertata di depan, terburu-buru di belakang.

Dora and the Lost City of Gold: Parodi Kocak yang Kadang Kejam
Dora the Explorer hadir dalam wujud manusia. Kali ini bukan anak-anak usia delapan tahun yang suka bicara pada tas dan petanya, tapi remaja ceria yang baru masuk SMA.

Wedding Agreement: Heroisme Istri Solehah dalam Narasi Film Dakwah
Pesan yang bisa diambil: “dilarang” berbahagia dalam hubungan atau rumah tangga yang tidak sesuai syariat.

Child's Play: Chucky yang Baru, Chucky yang Lucu?
Chucky kembali! Dengan tampang baru dan teror teknologi kecerdasan buatan!

Stuber: Ramuan Komedi-Laga '80an yang Serba Terprediksi
Buddy film pada umumnya dengan para aktor (keturunan) Asia. Ada Iko Uwais—meski porsinya sedikit dan laganya biasa-biasa saja.

Dua Garis Biru: Kontroversi yang Perlu Dirayakan
Gina S. Noer berhasil mematok standar tinggi pada debut filmnya sebagai sutradara dalam film Dua Garis Biru.

Iqro My Universe: Imajinasi Keseimbangan Sains-Iman ala Iptek-Imtaq
Oleh sebab itu, di tengah upaya Aqila mengejar cita-cita akademik, kakak iparnya mengingatkan bahwa astronot pertama bukan Yuri Gagarin, tapi Nabi Muhammad SAW.

Yesterday: Dunia Tanpa Beatles yang Meninggalkan Banyak Tanya
Yesterday mengambil tema menarik: bagaimana jika hanya ada satu orang yang mengingat The Beatles.

Parasite: Tragikomedi Kesenjangan Sosial yang Nyaris Sempurna
Film ini bisa menjadi penuntas rindu pada thriller-drama ala Bong Joon-ho, yang khas Korea dan pernah berjaya pada era 2000-an.

X-Men Dark Phoenix Dianggap Gagal, Sutradara Salahkan Diri Sendiri
Sutradara X-Men Dark Phoenix menyalahkan diri sendiri karena film terbarunya itu mendapat kritik buruk dari para kritikus film.

Ghost Writer: Komedi Keluarga yang Dibungkus Horor Setengah Hati
Ghost Writer adalah film untuk mereka yang menikmati komedi ala pelawak stand-up dengan drama keluarga sebagai akar konfliknya, bukan untuk mereka yang mencari film horor.

"X-Men: Dark Phoenix": Laga Penutup yang Serba Kedodoran
Ini kali kedua Dark Phoenix — konon mutan paling kuat di dunia Marvel — diangkat jadi plot utama setelah The Last Stand (2006). Hasilnya, makin bikin frustrasi.

Dapat Review Buruk, X-Men: Dark Phoenix Diperkirakan Rugi $100 Juta
X-Men: Dark Phoenix mendapat ulasan yang buruk dari kritikus film. Hal ini diperkirakan membuat Dark Phoenix kerugian sekitar 100 juta dolar AS.

"Godzilla: King of the Monsters": Film Keluarga atau Monster?
Untuk sekuel yang dikembangkan lima tahun lamanya, King of the Monsters cuma ‘meh!’

Ambu: Kembali ke Keluarga Sepahit-pahitnya, Sehormat-hormatnya
Pulang ke rumah keluarga tak mudah. Ada perjuangan sebelum sampai ke titik yang ideal.

Aladdin: Proyek Nostalgia Disney yang Terbantu Will Smith
Cara agar tetap relevan di mata generasi kekinian tapi aman dari segi bisnis sebab pada dasarnya jualan nostalgia: remake live-action sebanyak-banyaknya.

Down Swan: Gambaran Down Syndrome dan Empati Tanpa Konteks
Gambaran sebuah keluarga kelas pekerja dengan anak sindrom down.
Masuk tirto.id








