Indeks Periksa Fakta Kesehatan

Hoaks, Vaksin HPV Bahayakan Nyawa Anak-Anak
Berdasarkan studi, anak-anak memiliki respons imun lebih kuat. Jadi, pemberian vaksin sangat dianjurkan, guna mendapatkan efektivitas perlindungan maksimal.

Keliru, Vaksin Sebabkan Radang Otak pada Bayi
Ketua Satgas Imunisasi IDAI, menegaskan, vaksin DPT merupakan vaksin yang tidak mengandung kuman hidup, sehingga secara ilmiah tidak menyebabkan meningitis.

Salah, BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Transportasi Berobat ke RS
Unggahan tersebut merupakan hoaks. Sebab, sampai saat ini BPJS Kesehatan tidak memiliki kebijakan penggantian biaya transportasi dalam bentuk apapun.

Salah, Video Klaim Vaksin COVID-19 Mengandung Grafena Oksida
Pfizer menegaskan, vaksin COVID-19 tidak mengandung graphene oksida dan bahan ini juga tidak terdaftar dalam vaksin COVID-19 manapun di seluruh dunia.

Tidak Benar, Virus Marburg Dapat Diaktifkan Melalui 5G
Tidak ada penelitian dan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus Marburg dapat diaktifkan oleh 5G.

Keliru, Vaksin Dapat Merusak DNA dan Sistem Kekebalan Tubuh
Kemenkes menegaskan, vaksin bermanfaat untuk melindungi seseorang dari penyakit tertentu & meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit menular.

Tidak Benar, Gambar Korban Hantavirus di Jakarta
Faktanya, gambar itu merupakan potongan video behind the scene dari serial berjudul "Rabies" yang ditayangkan GMA Network, Filipina.

Keliru, AstraZeneca Berarti Jalan Menuju Kematian
AstraZeneca merupakan gabungan dari dua perusahaan farmasi besar yang melakukan merger pada 1999, yaitu Astra AB asal Swedia dan Zeneca Group asal Inggris.

Tidak Benar, Hantavirus Disebut Pandemi COVID-19 Jilid 2
Sampai saat ini tidak ada bukti yang membenarkan klaim bahwa hantavirus merupakan “COVID-19 jilid 2” atau akan memicu pandemi global seperti COVID-19.

Keliru, Episode The Simpsons Prediksi Penyebaran Hantavirus
Tidak ada argumen dan bukti ilmiah yang mendasari klaim bahwa hantavirus sudah diprediksi sejak 2012 pada film kartun The Simpsons.

Salah, Pfizer Rilis Daftar Efek Samping Vaksin Covid-19
Pfizer membantah klaim bahwa mereka merilis daftar rahasia efek samping vaksin COVID-19. Dokumen itu adalah kumpulan laporan pengawasan keamanan rutin.

Hoaks, Hantavirus 2026 Sudah Diprediksi Sejak 2022
Covid-19 baru teridentifikasi pada 2019 di Wuhan, Cina. Sebaliknya, wabah virus hanta telah terlacak sejak era 1950-an di Korea Selatan.

Salah, Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus Gunakan APD
Video tersebut merupakan proses evakuasi penumpang kapal pesiar ekspedisi MV Hondius yang dilakukan oleh tim medis & petugas keamanan dengan pakaian hazmat.

Hoaks, Video Penyanyi Alami Kematian Mendadak Setelah Vaksin
Vaksin COVID tidak terkait dengan risiko kematian mendadak. Orang muda & sehat tidak memiliki risiko tambahan tersebut jika divaksinasi COVID-19.

Salah, Video Tikus Terinfeksi Hantavirus Disebar Truk di Jalan
Hasil analisis menunjukkan bahwa video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

Hoaks, Hantavirus Efek Samping dari Vaksin Pfizer
Hantavirus masuk dalam dokumen Pfizer hanya sebagai catatan riwayat medis selama masa pemantauan studi, bukan sebagai efek samping dari vaksin itu sendiri.

Salah, Bill Gates Luncurkan Hantavirus Projek Modifikasi Manusia
Hantavirus adalah penyakit yang umumnya ditularkan oleh hewan pengerat, bukan hasil rekayasa atau efek samping vaksin Covid-19.

Tidak Benar, Bill Gates Sebut Vaksin untuk Mengurangi Penduduk
Pada video TEDx tersebut, Bill Gates berbicara tentang bagaimana vaksin bisa meningkatkan kualitas hidup agar pertumbuhan populasi menjadi lebih stabil.

Tidak Benar, Vaksin TBC Mengandung Nanobots
Proses uji klinis vaksin TBC M72 telah melalui tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan vaksin aman.

Tidak Benar, Vaksin COVID Sebabkan Kematian Mendadak
Data menunjukkan bahwa orang muda dan sehat tidak memiliki risiko tambahan kematian mendadak jika divaksinasi COVID-19.
Masuk tirto.id







