Indeks Obligasi

Bisnis
Kamis, 24 Agt 2017

UN Swissindo Dihentikan karena Tak Berizin

Kegiatan UN Swissindo dihentikan karena tidak memiliki izin sesuai dengan undang-undang yang berlaku. UN Swissindo dihentikan mulai Rabu (23/8/2017).
Ekonomi
Kamis, 27 Juli 2017

Ramai-ramai Menerbitkan Obligasi

Sebagian besar emiten yang menerbitkan obligasi adalah perbankan dan perusahaan pembiayaan.
Bisnis
Selasa, 17 Jan 2017

Apa dan Bagaimana Investasi Reksa Dana

Ketika seseorang memutuskan berinvestasi di reksa dana, pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah reksa dana apa yang harus dibeli? Di mana membelinya?
Rabu, 11 Jan 2017

Konferensi Pers Trump Picu Penguatan Nilai Dolar

Para analis pasar keuangan menilai konferensi pers perdana Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump pada Rabu malam (11/1/2017) hari ini mengerek nilai tukar Dolar AS terhadap banyak mata uang lain
Senin, 9 Jan 2017

Bahana Ramal Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen di 2017

Riset Bahana Securities secara optimistis meramalkan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mampu menjangkau 5,3 persen pada 2017 meskipun situasi perekonomian global serba tidak menentu. 
Ekonomi
Jumat, 2 Des 2016

OJK Targetkan Aturan Green Bond Selesai Tahun Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan kajian mengenai pembuatan peraturan obligasi hijau atau "green bond." Dengan dukungan semua aktor industri, lembaga tersebut berharap aturan mengenai green bond dapat selesai tahun depan.
Ekonomi
Rabu, 9 Nov 2016

Emas, Investasi Tak Produktif dan Minim Imbal Hasil

Emas bukanlah aset yang produktif. Sebagai instrumen investasi, ia tak membantu memutar roda ekonomi. Tetapi sejak dahulu kala hingga kini, emas masih diminati.
Ekonomi
Kamis, 3 Nov 2016

BI: Per Oktober, Rp157 Triliun Dana Asing Masuk ke Indonesia

Hingga pekan terakhir Oktober 2016, sebanyak Rp157 triliun dana asing masuk ke pasar modal dan obligasi di dalam negeri (capital inflow). Dana itu tak termasuk penanaman modal asing.
Ekonomi
Rabu, 26 Okt 2016

Kemenkeu Terbitkan ORI013 Sebesar Rp19,691 Triliun

Kementerian Keuangan resmi mengeluarkan Obligasi Negara Ritel seri ORI013 sejumlah Rp19,691 triliun.
Minggu, 2 Okt 2016

Penerimaan Tax Amnesty Bentuk Obligasi & Saham Belum Maksimal

Penerimaan dana repatriasi hasil program tax amnesty alias pengampunan pajak dalam bentuk investasi obligasi dan saham perusahaan belum maksimal. Sejak pemberlakuan program yang tahap pertamanya berakhir pada Jumat (30/9/2016) malam kemarin, transaksi harian di PT Mandiri Sekuritas yang mencapai Rp500 miliar per hari tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Bisnis
Kamis, 14 Juli 2016

PT PLN Akan Terbitkan Obligasi Terkait Tax Amnesty

PT PLN (Persero) menganggapi permintaan Kementerian BUMN untuk ikut menyambut repatriasi pasca berlakunya Undang-Undang Tax Amnesty.
Bisnis
Jumat, 3 Jun 2016

Bank DKI Tawarkan Obligasi Rp1 T

Bank DKI menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dengan total nilai sebesar Rp 1 Triliun.
Bisnis
Rabu, 25 Mei 2016

Rizal Ramli: Perlu Terbitkan Obligasi Untuk Infrastruktur

Rizal Ramli mengusulkan perlunya penerbitan obligasi khusus untuk pembiayaan infrastruktur yang akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana. Penerbitan obligasi dapat dilakukan setelah melalui revaluasi seluruh aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun sayangnya, tak semua menteri di Kabinet Kerja mendukung gagasan itu, bahkan tak semua BUMN melakukan revaluasi aset. Padahal, bila gagasan ini dijalankan akan membangkitkan kepercayaan investor terhadap Indonesia.
Bisnis
Selasa, 3 Mei 2016

OJK Berencana Buat Surat Edaran Baru Terkait Obligasi Negara

OJK akan membuat surat edaran yang menyatakan 20 persen investasi premi asuransi dan dana pensiun bisa ditanamkan pada obligasi BUMN sektor infrastruktur
Selasa, 15 Mar 2016

Telkom Buktikan Kinerja, Raih Peringkat Triple A

PT Pemeringkat Efek Indonesia Tbk kembali memberikan rating tertinggi "Id AAA" kepada PT Telekomunikasi Indonesia untuk obligasi dan obligasi berkelanjutan yang diterbitkan oleh perusahaan tahun 2015.
Rabu, 17 Feb 2016

Tiongkok, Jepang Pangkas Obligasi Amerika Serikat

Tiongkok dan Jepang, pembeli utama dan pemegang asing terbesar kedua sekuritas obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS), mengurangi kepemilikan mereka pada Desember 2015.