Indeks Mild Report
"Amnesti Pajak adalah Momentum Membangun Tax Culture"
Yustinus Prastowo, ahli pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), menjelaskan mengapa dirinya begitu getol membela kebijakan amnesti pajak. Selain untuk menambal bolong APBN dan menjadi jembatan menuju pajak berkeadilan, amnesti pajak menurutnya adalah momentum membangun tax culture.
Bisakah Amnesti Pajak Menutup Defisit APBN?
Dana tebusan amnesti pajak hingga Rabu (28/9/2016) siang baru mencapai Rp54,3 triliun atau sekitar 32,9 persen dari target Rp165 triliun. Padahal, dana tebusan ini diharapkan bisa menambal defisit APBN-P 2016. Bagaimana cara pemerintah menyiasati defisit ini?
Amnesti Pajak: Ampuni Dahulu, Kejar Kemudian
Indonesia pernah menerapkan amnesti pajak atau pengampunan pajak sebanyak dua kali dan tak berhasil. Tahun ini, amnesti pajak kembali diberlakukan dengan perbaikan di sana-sini.

Langkah Cina Mendirikan Stasiun Antariksa
Kini bukan hanya Amerika Serikat dan Rusia yang memiliki stasiun ruang angkasa. Cina telah meluncurkannya. Salah satu capaian penanda keadidayaan sebuah negara.
Buku yang Dilarang dan Ditentang
Sejarah kelam larangan buku sudah terjadi sejak berabad-abad silam. Sejarah juga membuktikan pelarangan buku tak pernah menyurutkan minat orang untuk membaca.

Kabut Masa Depan Twitter
Tahun 2016 bukanlah tahun yang baik bagi raksasa media sosial Twitter. Setelah mengalami rentetan kinerja yang buruk, kabar penjualan menghampirinya. Tidak sedikit yang tertarik untuk membelinya. Terakhir, perusahaan media massa dan hiburan raksasa Walt Disney Co. dikabarkan tertarik untuk bergabung dalam aksi pembelian tersebut. Bagaimana masa depan Twitter?
Menanti Janji Swasembada Jokowi
Presiden Jokowi sudah terlanjur berikrar mencapai swasembada pangan khususnya beras dalam 3 tahun, tanpa impor. Dua tahun berlalu, Indonesia masih belum bisa lepas dari impor beras. Presiden Jokowi masih punya waktu setahun lagi untuk membuktikan ikrarnya.
Hubungan Malu-Malu Kucing Indonesia-Israel
Shimon Peres, mantan perdana menteri dan presiden Israel, baru saja meninggal dunia. Peres adalah salah satu pemimpin Israel yang getol mengupayakan definitifnya hubungan Indonesia-Israel, meski selama ini sudah ada bisnis antara kedua negara yang dilakukan di balik dinding.
Pulangnya Shimon Peres Sang Merpati Besi
Mantan Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, meninggal dunia pada 28 September 2016 di usia ke-93. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin Israel yang mempelopori upaya perdamaian dengan Palestina. Di sisi lain, ia juga menganut pendekatan keras terhadap entitas tersebut. Bagaimana rekam jejak sang merpati besi?

Artikel ini Telah Dicabut
Artikel ini telah ditarik oleh redaksi tirto.id berdasarkan permintaan penulis.

Gelapnya Komedi-Tragedi dari Nordik
Sineas Nordik sering memproduksi film bergenre dark/black comedy yang paling suram diantara karya sineas negara lain. Bagi mereka, tragedi tak terbuat dari 100% kesedihan. Ia juga mengandung kelucuan tersendiri. Mengapa? Kata sejumlah pengamat film: faktor geografis yang dingin dan gelap turut berpengaruh.
Melacak Riwayat Manusia dalam DNA
Pencarian asal usul manusia memang menarik untuk diketahui. Setelah teori Charles Darwin yang disalahpahami, kini muncul usaha melacak riwayat manusia dari DNA. Bagaimana sains menjelaskan asal usul manusia?
Kereta Api Harus Ada di Nusantara
Pemerintah Kolonial demi kolonialisasinya di Indonesia, mau tidak mau harus membangun jaringan rel kereta api. Berbeda dengan zaman sekarang yang dikuasai perusahaan milik negara, di masa lalu pembangunan jaringan kereta api dilakukan dengan menggandeng swasta.
Kereta Thomas di Ambarawa
Kereta api uap kini tinggal sejarah di Museum Kereta Api Ambarawa. Tiga dari kereta uap itu kini jadi kereta wisata ke Tuntang, dan barangkali akan ke Bedono juga.
Benci Tapi Rindu Indonesia-Singapura
Singapura menunjukkan gerak waspada terhadap kebijakan amnesti pajak Indonesia. Tapi harap diingat, tegangan semacam ini tak hanya terjadi sekarang. Ada rupa-rupa masalah yang pernah membuat kedua negara terlibat friksi. Mungkinkah hubungannya akan sangat buruk di masa depan?
Mengapa Begitu Sedikit WNI yang Mau Berperang Demi ISIS
Di Indonesia, eksistensi pendukung ISIS memang hanya terlihat di dunia maya. Para jihadis sosmed ini tak takut untuk mendukung ISIS secara terang-terangan. Mereka akan menghantam siapapun yang melecehkan Kekhilafahan Abu Bakar Al-Baghdady. Namun, kadar kefanatikan mayoritas dari mereka itu bisa dikatakan masih dalam tahap rendah.
Bagaimana Hillary Clinton Meng-KO Donald Trump
Setelah sukses mengekspor cerita Batman vs Superman dan Captain America vs Iron Man, Amerika menyuguhkan tontonan seru lainnya: Debat Calon Presiden antara Hillary Clinton Si Nyonya Tahu Segala melawan Donald Trump Si Tuan Tak Tahu Apa-apa.
Nasib Malang Koin yang Terbuang
Uang koin sering diabaikan. Ia hanya dicari ketika kita hendak memberikannya kepada "pak ogah" di pertigaan, ataupun pengamen di jalanan. Padahal, uang recehan itu jika cermat dikumpulkan bisa menjadi sebuah barang yang mewah.

Terorisme Mengancam Dunia Pariwisata
Tanggal 27 September diperingati sebagai hari pariwisata sedunia. Ini untuk menggambarkan betapa pentingnya pariwisata untuk menggeliatkan perekonomian suatu negara. Sayangnya, dunia pariwisata kini sedang menghadapi tantangan berat terutama dari aksi-aksi teror di berbagai belahan dunia.
Manajer-manajer Tak Tersentuh di Sepakbola
Profesi sebagai manajer klub sepakbola merupakan salah satu pekerjaan dengan tekanannya paling besar. Hasil buruk atau kegagalan memenangkan kejuaraan membuat para manajer rawan dipecat sewaktu-waktu. Namun, beberapa nama tetap mampu bertahan cukup lama di klubnya.
Masuk tirto.id








