Indeks Mild Report

Kamis, 29 Sept 2016

"Amnesti Pajak adalah Momentum Membangun Tax Culture"

Yustinus Prastowo, ahli pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), menjelaskan mengapa dirinya begitu getol membela kebijakan amnesti pajak. Selain untuk menambal bolong APBN dan menjadi jembatan menuju pajak berkeadilan, amnesti pajak menurutnya adalah momentum membangun tax culture.
Ekonomi
Kamis, 29 Sept 2016

Bisakah Amnesti Pajak Menutup Defisit APBN?

Dana tebusan amnesti pajak hingga Rabu (28/9/2016) siang baru mencapai Rp54,3 triliun atau sekitar 32,9 persen dari target Rp165 triliun. Padahal, dana tebusan ini diharapkan bisa menambal defisit APBN-P 2016. Bagaimana cara pemerintah menyiasati defisit ini?
Ekonomi
Kamis, 29 Sept 2016

Amnesti Pajak: Ampuni Dahulu, Kejar Kemudian

Indonesia pernah menerapkan amnesti pajak atau pengampunan pajak sebanyak dua kali dan tak berhasil. Tahun ini, amnesti pajak kembali diberlakukan dengan perbaikan di sana-sini.
Politik
Rabu, 28 Sept 2016

Langkah Cina Mendirikan Stasiun Antariksa

Kini bukan hanya Amerika Serikat dan Rusia yang memiliki stasiun ruang angkasa. Cina telah meluncurkannya. Salah satu capaian penanda keadidayaan sebuah negara.
Sosial Budaya
Rabu, 28 Sept 2016

Buku yang Dilarang dan Ditentang

Sejarah kelam larangan buku sudah terjadi sejak berabad-abad silam. Sejarah juga membuktikan pelarangan buku tak pernah menyurutkan minat orang untuk membaca.
Teknologi
Rabu, 28 Sept 2016

Kabut Masa Depan Twitter

Tahun 2016 bukanlah tahun yang baik bagi raksasa media sosial Twitter. Setelah mengalami rentetan kinerja yang buruk, kabar penjualan menghampirinya. Tidak sedikit yang tertarik untuk membelinya. Terakhir, perusahaan media massa dan hiburan raksasa Walt Disney Co. dikabarkan tertarik untuk bergabung dalam aksi pembelian tersebut. Bagaimana masa depan Twitter?
Ekonomi
Rabu, 28 Sept 2016

Menanti Janji Swasembada Jokowi

Presiden Jokowi sudah terlanjur berikrar mencapai swasembada pangan khususnya beras dalam 3 tahun, tanpa impor. Dua tahun berlalu, Indonesia masih belum bisa lepas dari impor beras. Presiden Jokowi masih punya waktu setahun lagi untuk membuktikan ikrarnya.
Politik
Rabu, 28 Sept 2016

Hubungan Malu-Malu Kucing Indonesia-Israel

Shimon Peres, mantan perdana menteri dan presiden Israel, baru saja meninggal dunia. Peres adalah salah satu pemimpin Israel yang getol mengupayakan definitifnya hubungan Indonesia-Israel, meski selama ini sudah ada bisnis antara kedua negara yang dilakukan di balik dinding.
Politik
Rabu, 28 Sept 2016

Pulangnya Shimon Peres Sang Merpati Besi

Mantan Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, meninggal dunia pada 28 September 2016 di usia ke-93. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin Israel yang mempelopori upaya perdamaian dengan Palestina. Di sisi lain, ia juga menganut pendekatan keras terhadap entitas tersebut. Bagaimana rekam jejak sang merpati besi?
Horizon
Rabu, 28 Sept 2016

Artikel ini Telah Dicabut

Artikel ini telah ditarik oleh redaksi tirto.id berdasarkan permintaan penulis.
Film
Rabu, 28 Sept 2016

Gelapnya Komedi-Tragedi dari Nordik

Sineas Nordik sering  memproduksi film bergenre dark/black comedy yang paling suram diantara karya sineas negara lain. Bagi mereka, tragedi tak terbuat dari 100% kesedihan. Ia juga mengandung kelucuan tersendiri. Mengapa? Kata sejumlah pengamat film: faktor geografis yang dingin dan gelap turut berpengaruh.
Kesehatan
Rabu, 28 Sept 2016

Melacak Riwayat Manusia dalam DNA

Pencarian asal usul manusia memang menarik untuk diketahui. Setelah teori Charles Darwin yang disalahpahami, kini muncul usaha melacak riwayat manusia dari DNA. Bagaimana sains menjelaskan asal usul manusia?
Sosial Budaya
Rabu, 28 Sept 2016

Kereta Api Harus Ada di Nusantara

Pemerintah Kolonial demi kolonialisasinya di Indonesia, mau tidak mau harus membangun jaringan rel kereta api. Berbeda dengan zaman sekarang yang dikuasai perusahaan milik negara, di masa lalu pembangunan jaringan kereta api dilakukan dengan menggandeng swasta.
Sosial Budaya
Selasa, 27 Sept 2016

Kereta Thomas di Ambarawa

Kereta api uap kini tinggal sejarah di Museum Kereta Api Ambarawa. Tiga dari kereta uap itu kini jadi kereta wisata ke Tuntang, dan barangkali akan ke Bedono juga.
Ekonomi
Selasa, 27 Sept 2016

Benci Tapi Rindu Indonesia-Singapura

Singapura menunjukkan gerak waspada terhadap kebijakan amnesti pajak Indonesia. Tapi harap diingat, tegangan semacam ini tak hanya terjadi sekarang. Ada rupa-rupa masalah yang pernah membuat kedua negara terlibat friksi. Mungkinkah hubungannya akan sangat buruk di masa depan?
Hukum
Selasa, 27 Sept 2016

Mengapa Begitu Sedikit WNI yang Mau Berperang Demi ISIS

Di Indonesia, eksistensi pendukung ISIS memang hanya terlihat di dunia maya. Para jihadis sosmed ini tak takut untuk mendukung ISIS secara terang-terangan. Mereka akan menghantam siapapun yang melecehkan Kekhilafahan Abu Bakar Al-Baghdady. Namun, kadar kefanatikan mayoritas dari mereka itu bisa dikatakan masih dalam tahap rendah.
Politik
Selasa, 27 Sept 2016

Bagaimana Hillary Clinton Meng-KO Donald Trump

Setelah sukses mengekspor cerita Batman vs Superman dan Captain America vs Iron Man, Amerika menyuguhkan tontonan seru lainnya: Debat Calon Presiden antara Hillary Clinton Si Nyonya Tahu Segala melawan Donald Trump Si Tuan Tak Tahu Apa-apa.
Ekonomi
Selasa, 27 Sept 2016

Nasib Malang Koin yang Terbuang

Uang koin sering diabaikan. Ia hanya dicari ketika kita hendak memberikannya kepada "pak ogah" di pertigaan, ataupun pengamen di jalanan. Padahal, uang recehan itu jika cermat dikumpulkan bisa menjadi sebuah barang yang mewah.
Ekonomi
Selasa, 27 Sept 2016

Terorisme Mengancam Dunia Pariwisata

Tanggal 27 September diperingati sebagai hari pariwisata sedunia. Ini untuk menggambarkan betapa pentingnya pariwisata untuk menggeliatkan perekonomian suatu negara. Sayangnya, dunia pariwisata kini sedang menghadapi tantangan berat terutama dari aksi-aksi teror di berbagai belahan dunia.
Sepakbola
Selasa, 27 Sept 2016

Manajer-manajer Tak Tersentuh di Sepakbola

Profesi sebagai manajer klub sepakbola merupakan salah satu pekerjaan dengan tekanannya paling besar. Hasil buruk atau kegagalan memenangkan kejuaraan membuat para manajer rawan dipecat sewaktu-waktu. Namun, beberapa nama tetap mampu bertahan cukup lama di klubnya.