Indeks Ekonom Indef

Jokowi Ngemal, INDEF: Perlu Dibarengi Kebijakan Stabilitas Harga
Ekonom menilai langkah Presiden Joko Widodo blusukan seharusnya bisa dibarengi dengan kebijakan untuk menjaga stabilitas harga.

Ekonom Indef Sebut Kenaikan Tarif Ojol Bisa Picu Naiknya Inflasi
Peneliti Indef menilai kenaikan tarif ojek onlien akan memicu peningkatan inflasi, berkurangnya PDB, hingga pertambahan jumlah penduduk miskin.

Pemerintah Diminta Kalkulasi Ulang Asumsi Harga Minyak Mentah RI
Tauhid Ahmad, meminta pemerintah mengkalkulasi ulang perhitungan harga minyak mentah Indonesia atau ICP.

INDEF: Sediakan Lapangan Kerja untuk Warga Lokal IKN
INDEF menyarankan kepada pemerintah agar disediakan fasilitas pendidikan, membukakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kenaikan Gaji ASN 2022, Ekonom Ungkap Pro-Kontra
Di satu sisi kenaikan gaji ASN bisa mendongkrak konsumsi, di sisi lain dianggap tak sensitif dengan penderitaan masyarakat akibat pandemi.

Direktur Indef: Bantuan Tunai ke Pekerja Timbulkan Masalah Baru
Pemerintah akan memberikan bantuan tunai untuk 13-15 juta pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

RI Bisa Banding di WTO Terkait Label Negara Maju oleh AS
Label negara maju dari AS harus ditolak dan pemerintah Indonesia disarankan untuk mengajukan banding ke WTO.
INDEF Dorong Bank DKI Kolaborasi dengan BUMD DKI Lainnya
Peran Bank DKI perlu dioptimalkan untuk pembangunan Jakarta.

Benarkah Ekspor Kecil Bikin Indonesia Aman dari Perang Dagang?
Mantan Menkeu Chatib Basri mengatakan ekspor kecil bikin Indonesia aman dari perang dagang AS-Cina. Namun, sejumlah ekonom menilai hal itu tak bisa dibanggakan.

INDEF Kritik APBN Indonesia Boros & Utang Hingga 5 Tahun Mendatang
Ekonom INDEF mengkritik pemerintahan Jokowi yang menjadikan utang negara sebagai hal umum dan biasa.

Indef: Pembentukan Kementerian Baru Tak Atasi Hambatan Investasi
Hambatan izin investasi ada di daerah, karena memiliki otonomi, sehingga kerap tak sejalan dengan sistem Online Single Submission (OSS) di tingkat pusat.

Larangan Ekspor Nikel, INDEF: BKPM Tingkatkan Investasi Hilirisasi
Indef meminta BKPM untuk menambah investasi hilirisasi produk pertambangan terkait rencana pemerintah yang akan melarang ekspor nikel.

Tepatkah Opsi Pembiayaan Ibu Kota Baru dengan Tukar Guling Aset?
Berdasarkan perkiraan kasar Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) hasil pengelolaan aset negara itu bisa mencapai Rp150 triliun.

Jokowi Larang Menteri Ambil Keputusan, INDEF: Sekak untuk KemenBUMN
INDEF menilai, keputusan Presiden yang melarang menterinya mengambil keputusan strategis hingga Oktober 2019 lebih ditujukan kepada Menteri BUMN.

Kasus Duniatex, Pemerintah Telat Beri Insentif Industri Tekstil
Menurut Ekonom Indef Enny, sebelum perang dagang sebenarnya industri tekstil sudah memiliki tanda-tanda akan menurun. Namun, persoalan itu kata Enny tak direspons dengan baik oleh pemerintah.

Garuda Larang Penumpang Ambil Gambar: Cara Aneh Tutupi Kekurangan
Ekonom Indef menilai larangan mengambil gambar di pesawat malah mengundang persepsi konsumen yang menduga Garuda ingin menutup-nutupi kekurangan dalam hal pelayanan.

Inflasi Rendah Belum Mampu Turunkan Angka Kemiskinan Maret 2019
Ekonom INDEF Bhima Yudhistira menilai turunnya angka kemiskinan pada Maret 2019 di kisaran 9,41 persen ini bukan dipengaruhi oleh inflasi yang rendah.

Tensi Perang Dagang AS-Cina Mereda, INDEF: Sifatnya Temporer
INDEF mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai perkembangan perang dagang AS-Cina yang mereda usai KTT G-20, sebab sejumlah efek dari kesepakatan ini dinilai masih bersifat temporer.

Defisit APBN April 2019 Melebar, INDEF: PNBP Menurun
Defisit APBN Rp101,04 triliun atau setara 0,63 persen dari PDB April 2019 salah satunya karena dipengaruhi oleh turunnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Komentar Indef Soal Laporan Keuangan Garuda yang Menuai Kontroversi
Bhima Yudhistira menilai pencatatan piutang sebagai pendapatan Garuda harus memenuhi syarat yang ketat.
Masuk tirto.id







