Indeks Arab Saudi
Transformasi Saudi Melepas Jeratan Minyak
Arab Saudi sedang berbenah. Harga minyak mentah yang tidak kunjung naik membuat negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia itu mempersiapkan rencana transformasi ekonomi menuju masa depan yang bebas dari ketergantungan akan minyak. Tidak tanggung-tanggung, target yang dipasang Saudi adalah meningkatkan pendapatan non-minyak hingga tiga kali lipat.
Saudi Reformasi Ekonomi, Kurangi Ketergantungan Minyak
Arab Saudi berencana untuk melakukan reformasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan negara itu terhadap minyak, serta menggenjot penerimaan bukan minyak hingga 530 miliar riyal atau sekitar 1.410 triliun rupiah pada 2020. Penerimaan negara dari sektor non-minyak diharapkan berasal dari penerapan pajak pertambahan nilai, pajak untuk minuman dan tembakau, serta biaya lain yang menyasar sektor swasta.
Arab Saudi Telah Eksekusi Mati 94 Warganya Tahun Ini
Arab Saudi setidaknya telah mengeksekusi mati 94 orang tahun ini, yang sebagian besar adalah terpidana kasus pembunuhan dan penyelundupan narkoba. Sebelumnya, Irak dilaporkan telah mengeksekusi 22 orang yang dihukum atas dakwaan terorisme dan kejahatan lain. Arab Saudi menduduki negara dengan jumlah eksekusi terbanyak ketiga pada tahun lalu, dengan 158 eksekusi.
Pangeran Arab Utarakan Niat Tingkatkan Investasi di Indonesia
Salah satu pebisnis terkemuka Arab Saudi, Pangeran Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Alsaud, dalam pertemuannya dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo, menyatakan minatnya untuk meningkatkan penanaman investasi di Tanah Air.

Cadangan Minyak Arab Saudi
Cadangan minyak Arab Saudi terbukti menjadi yang terbesar kedua di dunia.
Lengsernya Sang Menteri Minyak Legendaris
Selama dua dekade, Ali al-Naimi menjadi sosok paling berpengaruh dalam industri perminyakan dunia. Kini, posisinya sebagai menteri Perminyakan Arab Saudi digantikan. Akankah ada perubahan kebijakan?
Banyak negara yang geram akan kebijakan Arab Saudi ini. Strategi al-Naimi adalah melindungi pangsa pasar Arab Saudi. Bukan hanya al-Naimi yang didepak, sejumlah pemimpin bidang ekonomi yang cukup penting juga di-reshuffle.
Banyak negara yang geram akan kebijakan Arab Saudi ini. Strategi al-Naimi adalah melindungi pangsa pasar Arab Saudi. Bukan hanya al-Naimi yang didepak, sejumlah pemimpin bidang ekonomi yang cukup penting juga di-reshuffle.

Bank Dunia Revisi Naik Prediksi Harga Minyak
Meski masih berada dalam posisi yang cukup rendah, harga minyak mentah tahun ini sepertinya tidak sesuram yang dibayangkan.

Harga Minyak Melonjak Terkait Rencana Saudi Kurangi Produksi
Harga minyak dunia melonjak akibat spekulasi Arab Saudi untuk mengurangi pengeborannya karena pasokan global yang berlebihan.

Siapa Wakil Asia di Piala Dunia 2018 Rusia?
Undian untuk putaran akhir kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia di Kuala Lumpur, Selasa (12/4/2016) telah keluar, ada dua grup dan 12 negara masuk dalam kualifikasi.

BPS Catat Impor Nonmigas Banten Sebagian Besar dari Thailand
Badan Pusat Statistik Provinsi Banten mencatat bahwa impor komoditas nonmigas provinsi itu pada Februari 2016, sebagian besar berasal dari Thailand dengan nilai mencapai USD 90,07 juta.

Arab Saudi Masih Tunggu Iran, Harga Minyak Kembali Jatuh
Meningkatnya keraguan pasar terhadap kesepakatan produsen-produsen minyak utama di dunia untuk membatasi produksi mereka, yang dipicu oleh pernyataan Arab Saudi bahwa mereka akan menunggu reaksi Iran dalam pembatasan produksi, membuat harga minyak dunia kembali turun Selasa pagi, (5/2/2016).

Amnesti Internasional Kecam Vonis Penjara Jurnalis Arab Saud
Amnesti Internasional mengecam sanksi hukuman penjara lima tahun yang diberikan oleh Arab Saudi kepada seorang jurnalisnya yang bernama Alaa Brinji atas tuduhan tindakan pelecahan terhadap pemerintah kerajaan tersebut serta menghasut pendapat umum di salah satu sosial media, Twitter.

Berakhirnya Pariwara Militer Rusia di Suriah
Rusia memutuskan menarik pasukannya dari Suriah. Unjuk kekuatan dan promosi alat militer pun berakhir. Anggaran Rusia berada di bawah tekanan berat karena harga minyak yang rendah dan sanksi internasional. Semua unjuk dan promosi kekuatan militer itu sekarang dianggap menghabiskan terlalu banyak biaya. Di sisi lain, negara-negara Sunni di Timur Tengah yang dipimpin Arab Saudi tak suka dengan kemajuan Iran sebagai pemimpin negara-negara Syiah. Kelompok ISIS dan oposisi memiliki sumber daya yang tak terbatas.

Mahathir Mohamad Mundur dari UMNO
Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad semakin mempertegas sikap kerasnya terhadap dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak dengan menyatakan mundur dari Perhimpunan Bangsa Melayu Bersatu, partai yang berkuasa saat ini.

Perusahaan-perusahaan Minyak Rusia Sepakat Bekukan Produksi
Para produsen minyak Rusia setuju untuk membekukan tingkat produksi mereka sesuai dengan usul yang disampaikan oleh Pemerintah Rusia dan Arab Saudi untuk mengendalikan harga minyak yang hampir menyentuh rekor terendahnya.

Venezuela Ajak Anggota OPEC Bahas Harga Minyak
Menteri Perminyakan dan Pertambangan Venezuela Eulogio del Pino meminta semua anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan sekutunya untuk bertemu pada pertengahan Maret dan membahas upaya-upaya untuk menstabilkan harga minyak dunia.

Harga Minyak Naik, Pasar Masih Belum Stabil
Harga minyak naik dua hari berturut-turut pada hari Jumat pagi, (26/2/2016),setelah Venezuela memberikan harapan akan adanya pembatasan produksi untuk mengatasi kelebihan pasokan minyak secara global.

Iran Sebut Rencana Pembekuan Produksi Minyak Sebagai 'Leluco
Iran, negara yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar kedua di dunia, menyebut rencana pembekuan produksi dua produsen utama Arab Saudi dan Rusia sebagai sesuatu yang tidak masuk akal, kantor berita ISNA melaporkan.

Pemberontak Suriah Protes Celah Rencana Gencatan Senjata AS-
Sejumlah gerilyawan pemberontak Suriah memprotes rencana kesepakatan gencatan senjata tebatas oleh Amerika Serikat dan Rusia di Suriah yang rencananya akan mulai berlaku karena kesepakatan tersebut mengecualikan sejumlah kelompok garis keras seperti ISIS dan Front Nusra.
Masuk tirto.id









