Indeks Al-ilmu Nuurun

Sinergi Islam dan Politik dalam Manuver Amien Rais
Menurut Amien Rais, seorang politisi harus bersandar pada moralitas dan etika yang bersumber dari ajaran tauhid.

Kuntowijoyo: Pelopor Ilmu Sosial Profetik yang Mahir Menulis Novel
Kuntowijoyo adalah intelektual serba bisa yang menggagas ilmu sosial dan sastra profetik. Karya-karyanya mencakup tema yang sangat luas dan beragam.

Dawam Rahardjo, Sang Pemikir Ekonomi Islam
Dawam bukan sarjana Muslim yang meyakini bahwa gagasan ekonomi Islam berkaitan dengan sistem perbankan dan keuangan syariah semata. Ekonomi Islam lebih dari itu.

Gus Dur: Presiden yang Bersiasat dengan Kelakar
Di mana-mana Gus Dur selalu dinanti banyak orang untuk menunjukkan kemampuannya yang menyenangkan: lelucon.

Djohan Effendi dan Warisan Islam yang Toleran
Bagi Djohan semua agama dan keyakinan adalah mata air kearifan untuk mencapai pencerahan kehidupan manusia. Tak ada yang pantas untuk dipersekusi.

Nurcholish Madjid, Anak Gontor yang Besar sebagai Pembaru Islam
Keunggulan Cak Nur terletak pada kemampuannya menyerap berbagai gagasan besar. Personanya juga santun dan tidak meledak-ledak.

Buya Syafi'i Maarif: Membangun Islam Indonesia dengan Toleransi
Buya Ahmad Syafii Maarif dikenal sebagai tokoh lintas agama. Salah satu dari "Tiga Pendekar dari Chicago" ini dikenal sebagai orang yang menggalakkan toleransi di Indonesia.

Mahbub Djunaidi Berpolitik lewat Gagasan dan Tulisan
Mahbub Djunaidi adalah salah satu esais paling produktif pada masa Orde Baru. Hampir semua tulisannya memanfaatkan kekayaan metafora dan humor.

Simuh dan Dedikasinya untuk Sufisme Jawa
Karier akademik Simuh dihabiskan untuk meneliti bagaimana Islam masuk ke dalam kehidupan masyarakat Jawa lewat sufisme.

Usrah ala Bang Imad yang Melahirkan Gerakan Dakwah Kampus
Bang Imad lebih memilih kuliah di ITB ketimbang mengambil jurusan kedokteran. Di kampus itulah kiprahnya sebagai seorang dai dan pegiat organisasi dimulai.

Deliar Noer: Dibuang di Indonesia, Laku di Luar Negeri
Deliar Noer tak hanya dikenal sebagai pemikir Islam, dia juga sejarawan Islam di Indonesia. Dua kali dipecat dari kampus lokal, dia ditawari pekerjaan akademis di luar negeri.

Munawir Sjadzali: Menteri Agama yang Konsisten Menolak Negara Islam
Sebagai pemikir Islam, Munawir Sjadzali tergolong kritis atas gagasan negara Islam di Indonesia sejak muda. Waktu jadi Menteri Agama, ia mendorong kelompok Islam menerima Pancasila sebagai asas tunggal.

Siti Baroroh Baried, Profesor Perempuan Pertama
Bagi Siti Baroroh Baried, emansipasi perempuan harus tetap berada di jalur yang benar, tidak melampaui kodrat.

Abdul Mukti Ali, Bapak Kerukunan Umat Beragama
Pemikiran dan kiprah Mukti Ali yang paling menonjol adalah mengkampanyekan kerukunan beragama semasa Orde Baru. Ia juga membidani lahirnya jurusan ilmu perbandingan agama di IAIN.

Memadukan Wahyu dan Akal: Berislam ala Harun Nasution
Bagi Harun Nasution, kebangkitan Islam tidak harus dilakukan dengan emosi yang meluap-luap, melainkan dengan pemikiran yang dalam, menyeluruh, dan filosofis.

Al-Tusi, Astronom Muslim Terkemuka dari Persia
Al-Tusi berhasil meyakinkan Hulagu Khan (pemimpin pasukan Mongol) untuk membangun Observatorium Maragha yang membuatnya menyusun tabel astronomi yang lebih tepat.

Ada Sentuhan Tangan Ilmuwan Muslim di Gedung Pencakar Langit
Pelbagai gedung pencakar langit dunia terus berkembang jumlah dan ketinggiannya. Desain dan teknologi pun makin beragam berkat sentuhan para arsitektur, salah satunya Fazlur Rahman Khan yang punya sumbangan gedung pencakar langit di AS dan Timur Tengah.

Alfarabi Sang Guru Kedua
Alfarabi dianggap sebagai filsuf Islam pertama yang secara sungguh-sungguh mengkaji filasafat Yunani klasik. Ia dijuluki terhormat: The Second Master atau Guru Kedua setelah Aristoteles.

Sosok Muslim di Balik Kelahiran YouTube
YouTube yang dikenal saat ini lahir dari tiga anak muda inovatif. Salah satunya Jawed Karim, sosok muslim yang menjadi cofounder YouTube. Namanya memang tak seterkenal Chad Hurley dan Steve Chen, dua pendiri YouTube lainnya.

Hunayn ibn Ishaq, Syekh Para Penerjemah
Di masa kekhalifahan Abbasiyah, Hunayn ibn Ishaq adalah penerjemah naskah ilmiah Yunani klasik paling produktif.
Masuk tirto.id







