Menuju konten utama

Purbaya Ungkap Anggaran Proyek Gentengisasi Tak Sampai Rp1 T

Menkeu Purbaya mengatakan tidak menutup dana proyek gentengisasi milik Prabowo itu akan berasal dari efisiensi anggaran Program MBG.

Purbaya Ungkap Anggaran Proyek Gentengisasi Tak Sampai Rp1 T
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Menteri Keuangan menyatakan optimis ekonomi nasional bisa tumbuh enam persen yang didukung dari Bank Indonesia dalam mendorong perekonomian nasional pada 2026. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan anggaran proyek gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak akan mencapai Rp1 triliun. Nantinya, anggaran untuk proyek pengganti atap seng rumah warga dengan genteng akan diambil dari dana cadangan.

Namun, tidak menutup kemungkinan dana proyek akan berasal dari efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sekarang kita (pemerintah) juga ada cadangan. Ada kemungkinan dari situ (anggaran MBG), ada kemungkinan dari tempat lain," kata Purbaya kepada awak media usai Indonesia Economic Summit (IES) 2026, di Shagrila Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Bendahara Negara itu memastikan anggaran proyek gentengisasi tidak akan besar, sehingga dana yang tersedia di dalam kantong Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan cukup dan tidak perlu mengubah postur anggaran negara.

"Cukuplah. Enggak banyak-banyak banget kalau enggak salah anggarannya. Gentengisasi, kan, untuk ganti genteng seng dengan genteng yang buatan, batu-batuan gitu," tambah dia.

Purbaya mengakui pemerintah sudah melakukan kajian awal dan mengitung berapa kebutuhan genteng untuk proyek gentengisasi. Namun, dalam pelaksanaannya nanti tidak akan semua atap dari seng diubah menjadi genteng.

"Itu, kan, hitungan yang ada, kan, hitungan kasar sekali. Di mana semua rumah dihitung, terus semuanya diganti. Padahal, kan, yang diganti paling berapa puluh persen yang pakai seng. Jadi, harusnya nanti angkanya lebih kecil daripada yang pernah Anda dengar angka aktualnya. Ini, kan, belum dihitung, baru hitungan kasar sekali," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyerukan agar semua bangunan atau rumah di Indonesia beratap genteng. Ia menilai masih banyak rumah dan bangunan, terutama di daerah-daerah yang masih beratap seng. Penggunaan seng dinilai cenderung panas dan mudah berkarat

“Saya tidak tahu, ini dari dulu industri aluminium dari mana?” tanyanya, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin.

Prabowo pun menggalakkan proyek gentengisasi yang dianggap lebih sehat untuk masyarakat. Dengan harapan rumah-rumah warga nantinya akan menggunakan genteng sebagai atap.

“Saya ingin semua atap Indonesia, pakai genteng. Gerakannya adalah gerakan proyek atau proyek gentengisasi,” tegas Prabowo, dengan disambut riuh tepuk tangan dari para tamu undangan.

Baca juga artikel terkait MENTERI KEUANGAN PURBAYA YUDHI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama