Menuju konten utama

Purbaya Minta Dirut PLN Update Penjualan Listrik 2 Pekan Sekali

Data permintaan listrik disebut menunjukkan tren kenaikan, tak hanya di pusat-pusat industri tetapi juga di berbagai daerah.

Purbaya Minta Dirut PLN Update Penjualan Listrik 2 Pekan Sekali
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). tirto.id/ Qonita Azzahra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa kebijakan injeksi likuiditas senilai Rp200 triliun yang ditempatkan di bank-bank BUMN mulai menunjukkan dampak positif terhadap perekonomian.

Pernyataan ini disampaikannya usai bertemu dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (15/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Darmawan memaparkan perkembangan terkini konsumsi listrik di Indonesia.

Data yang disampaikan menunjukkan tren kenaikan permintaan, tidak hanya di pusat-pusat industri tetapi juga di berbagai daerah, yang tercermin dari meningkatnya permintaan layanan dan pembukaan sambungan listrik baru di kantor-kantor cabang PLN.

Menanggapi laporan ini, Purbaya langsung menghubungkan peningkatan tersebut dengan kebijakan fiskal yang baru-baru ini diambil.

"Artinya apa? Dampak kebijakan Rp200 triliun yang saya luncurkan beberapa waktu yang lalu sudah mulai terlihat di perekonomian. Jadi kelihatan demand mulai menggeliat," ucap Purbaya.

Untuk terus memantau perkembangan ini, Purbaya menyatakan akan meminta update data dari Dirut PLN secara rutin.

“Saya akan minta update ke Dirut PLN mungkin setiap dua minggu, datanya seperti apa. Kita akan lihat kalau memang masih bisa didorong, kita dorong lagi perekonomiannya," pungkasnya.

Kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di lima bank Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI) sebelumnya memang ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil.

Purbaya menilai langkah ini telah berhasil menurunkan suku bunga kredit secara signifikan dan diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, dengan proyeksi di atas 5,5 persen pada kuartal IV-2025.

Dirut PLN Lapor Demand Listrik Meningkat, Purbaya Klaim Imbas Injeksi Likuiditas Rp200 T.

Baca juga artikel terkait PLN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana