Menuju konten utama

PSI Buka Pintu Untuk Jokowi, PPP Lirik Amran & Sandi Jadi Ketum

Toni menyinggung pilihan Jokowi ke PSI tepat karena sudah ada putra Jokowi, Kaesang Pangarep, yang menjabat sebagai Ketua Umum PSI.

PSI Buka Pintu Untuk Jokowi, PPP Lirik Amran & Sandi Jadi Ketum
Joko Widodo (Jokowi) tanggapi peluang dirinya mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum (Ketum) PSI. Tirto.id/Febri Nugroho
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman, mengungkapkan bahwa PSI membuka diri untuk menyambut Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), apabila ingin bergabung ke partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep itu.

Pernyataan Andy menanggapi pernyataan Jokowi yang memilih sebagai Ketua Umum PSI ketimbang menjadi Ketua Umum PPP.

"Seluruh kader dan pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung dengan PSI. Bagaimanapun PSI adalah rumah Pak Jokowi. Pintu kami terbuka selebar-lebarnya untuk beliau," kata Andy Budiman, Selasa (10/6/2025).

PSI, kata Andy, akan memperjuangkan nilai dan visi-misi Jokowi yang pernah dicanangkan saat masih menjabat sebagai presiden. Menurutnya, hal itu sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan dari cita-cita Jokowi.

"Dan kami akan terus memperjuangkan apa yang menjadi visi-misi Pak Jokowi tentang kemajuan Indonesia,” kata dia.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Thobahul Aftoni atau Toni, menghormati keputusan Jokowi yang lebih memilih PSI daripada PPP sebagai aspirasi politiknya mendatang.

"Kalaupun Pak Jokowi sudah menentukan pilihannya ke PSI, ya, untuk hak politik beliau," kata Toni kepada Tirto, Selasa (10/6/2025).

Menurut Toni, pilihan Jokowi kepada PSI adalah hal yang tepat karena di saat bersamaan putranya, Kaesang Pangarep, masih menjabat sebagai ketua umum PSI. Toni berpendapat bahwa menjadi hal yang tidak elok, melihat Jokowi dengan sang putra Kaesang Pangarep sama-sama memimpin partai, meskipun berbeda parpol.

Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada sejarah politik di Indonesia seorang bapak dan anak sama-sama memimpin partai dengan parpol berbeda.

β€œIni belum pernah ada dalam sejarah politik di Indonesia. Satu keluarga menjadi pimpinan ketum partai yang berbeda," kata Toni.

Hingga saat ini, Toni menyebut sejumlah figur yang didorong untuk menjadi ketua umum PPP, mereka adalah Amran Sulaiman dan Sandiaga Uno.

"Ya hingga saat ini masih ada figur yang menjadi harapan DPW dan DPC. Ekternal ada Amran Sulaiman dan internal ada Sandiaga Uno,” ungkapnya.

Baca juga artikel terkait JOKOWI atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher