tirto.id - Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, memastikan tidak adanya pembahasan pergantian Kapolri, meski Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum lama ini dipanggil Presiden Prabowo Subianto.
“Enggak ada kaitan dengan (reshuffle) berkaitan dengan Kapolri itu,” kata Jimly saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Jimly, Presiden Prabowo memang kerap memanggil para pejabat negara. Sehingga, pemanggilan Listyo Sigit beberapa waktu lalu menjadi hal yang lumrah. Jimly juga mengatakan pemanggilan itu tentunya juga tidak terkait dengan rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri. Sebab, hingga kini rekomendasi itu masih menunggu jadwal penyerahan meski sudah rampung disusun.
“Saya rasa enggak, itu nanti kami lapor dulu. Tim kami udah selesai, tinggal kami lapor,” ucap Jimly.
Sebagai informasi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membenarkan adanya pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyampaikan pertemuan itu merupakan agenda rutin dari laporan Listyo ke Prabowo. Dia pun membantah adanya isu pembahasan soal pergantian Kapolri.
“Laporan rutin saja” ujar Prasetyo di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Prasetyo juga menjelaskan laporan rutin itu membahas soal dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, laporan mengenai isu-isu yang berkembang hingga penanganan masalahnya juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Seperti biasa beliau melaporkan banyak hal berkaitan dengan tugas beliau sebagai Kapolri, tentang keamanan, ketertiban masyarakat, kemudian isu-isu apa yang sedang berkembang di masyarakat,” tutur Prasetyo.
Ditegaskan Prasetyo, Prabowo belum akan melakukan pemanggilan terhadap menteri kabinet dalam waktu dekat ini.
"Belum ada. Belum ada ya," kata dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id































