tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, saat ini Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta mengalami penurunan hingga 6,05 persen selama periode Agustus 2025. Angka ini lebih rendah dibanding TPT per Februari 2025 yang berada pada angka 6,18 persen.
“Tingkat Pengangguran Terbuka Jakarta juga mengalami penurunan menjadi 6,05 persen pada bulan Agustus 2025 dan kinerja investasinya mengalami kenaikan yang signifikan menjadi Rp204,13 triliun,” kata Pramono dalam konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jakarta, Jumat 21/11/2025).
Menurut Pramono, penurunan itu bisa terjadi karena Pemprov DKI rutin menggelar bursa kerja atau job fair. Sejauh ini, Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta sudah menggelar 14 job fair secara berturut-turut. Selain menggelar job fair untuk masyarakat umum, Pemprov DKI turut menggelar job fair bagi masyarakat penyandang disabilitas.
“Penurunan ini tentunya tidak lepas dari apa yang kami lakukan dengan job fair yang sudah 14 kali berturut-turut. Kemudian juga job fair khusus untuk disabilitas, yang alhamdulillah kemarin bisa merekrut sampai dengan 150 pekerja disabilitas,” urainya.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu menjelaskan, sektor perdagangan, akomodasi, makanan dan minuman, hingga transportasi menjadi sektor yang paling banyak menyumbang tenaga kerja di Jakarta.
Tren positif itu disebutnya mempertegas posisi Jakarta sebagai kota jasa dan pusat perdagangan regional.
“Pertumbuhan positif ini di sektor ini, mempertegas peran Jakarta sebagai kota jasa dan sekaligus sebagai hub perdagangan regional,” ucapnya.
Selain itu, Pramono menambahkan, penyerapan tenaga kerja di Jakarta juga mengalami peningkatan akibat aktivitas investasi. Aktivitas investasi disebutnya mampu menyerap sebanyak 338.310 tenaga kerja di Jakarta.
“Yang juga menggembirakan adalah aktivitas investasi yang menyerap, aktivitas investasi tersebut menyerap tenaga kerja kurang lebih 338.310 tenaga kerja,” pungkasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































