Menuju konten utama

Pramono Sebut Renovasi Pasar Baru Tak Pakai APBD

Pramono Anung mengatakan revitalisasi kawasan pusat perbelanjaan Pasar Baru, Jakarta Pusat, akan segera dilakukan tanpa menggunakan dana APBD.

Pramono Sebut Renovasi Pasar Baru Tak Pakai APBD
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan keterangan pers kepada para wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/6/2025). tirto.id/Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan revitalisasi kawasan pusat perbelanjaan Pasar Baru, Jakarta Pusat, akan segera dilakukan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Adapun saat ini, dana tersebut sudah siap dan tinggal proses realisasi.

“Untuk pasar baru, Bang Dul [Wagub Jakarta, Rano Karno] tidak kita bangun melalui APBD. Dananya sudah ada,” ujar Pramono di acara Derap Kerja Sama Jakarta (DKJ) di Balai Kota, Jumat (11/7/2025).

Pramono menyebut rencana itu juga sudah dibicarakan bersama Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta Suharini Eliawati. Sehingga, proses revitalisasi dipastikan tak akan lama lagi akan segera dimulai.

Dia meminta agar ke depan perusahaan dan yayasan bisa terlibat melalui program tanggung jawab sosial (CSR). Menurutnya, hal ini merupakan sebagian cara dalam membangun Jakarta yang lebih baik.

“Karena sekarang ini secara pelan-pelan kita ingin merubah wajah Jakarta menjadi lebih baik, lebih ramah, lebih aman, lebih nyaman,” katanya.

Pramono Anung menginginkan kawasan pusat perbelanjaan Pasar Baru dapat menjadi sentra oleh-oleh baru di Jakarta, usai proyek revitalisasi rampung dilakukan. Pasar Baru dipilih menjadi sentra oleh-oleh karena lokasinya yang strategis, yakni dekat dengan berbagai situs wisata seperti Gedung Kesenian Jakarta, Masjid Istiqlal, hingga Gereja Katedral.

Pasar Baru juga diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan atau hub baru di Jakarta selain Blok M. Pramono berharap Pasar Baru bisa seramai dan sepopuler Blok M.

“[Kami] akan membuat Pasar Baru menjadi tempat, simbol, atau hub baru bagi masyarakat Jakarta. Setelah Blok M kita benahin dan sekarang Blok M relatif sudah menjadi ramai, menjadi meriah, maka berikutnya yang akan kami lakukan adalah di Pasar Baru,” kata Pramono saat berkunjung ke kawasan Pasar Baru, Kamis (19/6/2025) siang.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan kawasan Pasar Baru harus dilakukan revitalisasi karena sudah mulai sepi pengunjung sejak wabah pandemi Covid-19 melanda. Untuk itu, setelah dilakukan revitalisasi, ia optimistis nantinya pengunjung kawasan itu dapat meningkat setidaknya hingga 50 persen.

Baca juga artikel terkait PEMPROV JAKARTA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama